Pria 73 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Belakang Rumah, Keluarga Tolak Autopsi

Seorang pria lansia berusia 73 tahun ditemukan meninggal di belakang rumahnya di Jorong Koto Panjang, Nagari Muara Panas, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok. Polisi tidak menemukan tanda kekerasan, namun keluarga menolak pemeriksaan medis dan autopsi sehingga penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan secara medis.

Nov 02, 2026 - 08:02
Updated: 1 day ago
0
Pria 73 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Belakang Rumah, Keluarga Tolak Autopsi
Pria 73 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Belakang Rumah, Keluarga Tolak Autopsi

Warga Nagari Muara Panas, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, digegerkan oleh penemuan seorang pria lansia berusia 73 tahun yang meninggal dunia di belakang rumahnya di Jorong Koto Panjang, Minggu (1/11/2026) pagi.

Kapolsek Bukit Sundi, IPTU Yosrizal, mengungkapkan bahwa korban pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 09.00 WIB dalam kondisi tergeletak di belakang rumah. Saat ditemukan, korban hanya mengenakan baju tanpa celana.

Menurut Yosrizal, penemuan itu bermula ketika seorang warga melintas di sekitar rumah korban dalam perjalanan berangkat bekerja. Warga tersebut kemudian memberitahukan kejadian itu kepada Wali Jorong Koto Panjang.

"Setelah mendapatkan informasi, wali jorong mendatangi lokasi dan menghubungi keluarga korban dan melaporkan kejadian tersebut kepada kami," kata Yosrizal.

Personel Polsek Bukit Sundi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mendokumentasikan kondisi di sekitar lokasi penemuan.

Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun perlawanan di sekitar lokasi. Pada tubuh korban juga tidak terlihat adanya luka.

Sekitar pukul 10.00 WIB, polisi sempat merencanakan evakuasi korban ke puskesmas untuk menjalani pemeriksaan medis. Namun, pihak keluarga menolak dan meminta agar jenazah langsung dibawa ke rumah duka.

Yosrizal menyebut keluarga meyakini korban telah meninggal dunia dan menyatakan tidak bersedia dilakukan pemeriksaan visum luar maupun autopsi. "Atas pertimbangan tersebut, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka. Keluarga juga membuat surat pernyataan bermaterai terkait penolakan pemeriksaan medis," ujarnya.

Ia menegaskan, karena keluarga menolak pemeriksaan medis, penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan secara medis.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User