Cabai Merah hingga Rawit Picu Inflasi Sumbar 0,86 Persen pada Oktober 2026
BPS Sumbar mencatat inflasi bulanan Oktober 2026 sebesar 0,86 persen, terutama didorong kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, dan cabai hijau. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menyumbang andil 0,80 persen. Inflasi tahunan mencapai 3,97 persen, dengan Pasaman Barat mengalami inflasi bulanan tertinggi 1,42 persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat mencatat inflasi bulanan (m-to-m) pada Oktober 2026 sebesar 0,86 persen. Kenaikan harga cabai menjadi pemicu utama lonjakan tersebut.
Kepala BPS Sumbar, Nurul Hasanudin, menjelaskan bahwa kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil terbesar terhadap inflasi bulanan. Kelompok ini mengalami inflasi 2,38 persen dengan kontribusi 0,80 persen. Komoditas yang paling berpengaruh adalah cabai merah, cabai rawit, dan cabai hijau.
"Kelompok ini mengalami inflasi sebesar 2,38 persen dan memberikan andil sebesar 0,80 persen dengan komoditas utamanya adalah cabai merah, cabai rawit, dan cabai hijau," ujar Nurul dalam rilis resmi yang diterima infosumbar, Senin (2/11/2026).
Selain inflasi bulanan, BPS juga mencatat inflasi tahun kalender (y-to-d) sebesar 2,70 persen dan inflasi tahunan (y-on-y) sebesar 3,97 persen. Semua wilayah cakupan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumbar mengalami inflasi bulanan.
Kabupaten Pasaman Barat mencatat inflasi bulanan tertinggi, yaitu 1,42 persen. Disusul Kota Padang 0,78 persen, Kabupaten Dharmasraya 0,59 persen, dan Kota Bukittinggi 0,55 persen.
Secara tahunan, seluruh kelompok pengeluaran mengalami inflasi. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau tetap menjadi penyumbang terbesar dengan andil 2,05 persen terhadap inflasi umum.
Sementara itu, inflasi tahunan tertinggi terjadi di Kabupaten Dharmasraya sebesar 5,25 persen. Kota Padang mencatat inflasi tahunan terendah, yakni 3,60 persen. Kabupaten Pasaman Barat mengalami inflasi tahunan 4,61 persen dan Kota Bukittinggi 3,83 persen.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)