Malaysia Desak ASEAN Bahas Kabut Asap Lintas Batas di Pertemuan November

Malaysia akan mengangkat isu kabut asap lintas batas akibat kebakaran hutan dan lahan ke pertemuan menteri luar negeri ASEAN di Filipina pada November. Menlu Mohamad Hasan menilai masalah ini belum tercakup dalam mekanisme bencana alam ASEAN dan berharap Indonesia mengambil langkah lebih efektif.

Oct 13, 2026 - 08:02
Updated: 1 day ago
0 0
Malaysia Desak ASEAN Bahas Kabut Asap Lintas Batas di Pertemuan November
Malaysia Desak ASEAN Bahas Kabut Asap Lintas Batas di Pertemuan November

Malaysia berencana membawa permasalahan kabut asap lintas batas yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan ke pertemuan menteri luar negeri ASEAN di Filipina pada November mendatang. Langkah ini diambil karena kabut asap dinilai belum masuk dalam mekanisme penanganan bencana alam ASEAN yang ada saat ini.

Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan menyatakan bahwa isu tersebut memerlukan perhatian khusus. "Kita sudah memiliki mekanisme ASEAN untuk bencana alam, tetapi kabut asap tidak termasuk atau diklasifikasikan di dalamnya," ujarnya pada Senin (12/10), seperti dikutip Bernama.

Mohamad mengungkapkan bahwa ia telah berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Arrmanatha Nasir mengenai situasi ini. Dalam pembicaraan tersebut, Arrmanatha menyampaikan bahwa jarak pandang yang sangat buruk di daerah terdampak telah menghambat operasi pemadaman dari udara.

"Indonesia memiliki antara tiga hingga empat pesawat terbang dan 34 helikopter, tetapi mereka tidak bisa lepas landas karena jarak pandang sangat buruk sehingga tidak aman untuk penerbangan apa pun di daerah terdampak," kata Mohamad. Meski demikian, ia menambahkan bahwa Indonesia telah mengerahkan 60 ribu orang untuk bekerja di lapangan.

Mohamad juga menyoroti tantangan yang dihadapi Indonesia dalam mengatasi karhutla, karena peristiwa itu terjadi jauh di pedalaman dengan pasokan air terbatas dan api membakar lahan gambut. Selain itu, operasi penyemaian awan tidak dapat dilakukan karena tidak tersedianya awan kumulonimbus yang sesuai saat ini.

Meskipun mengakui pemerintah Indonesia telah melakukan upaya terbaik untuk memadamkan karhutla dan menyampaikan simpati atas situasi yang dihadapi, Mohamad tetap berharap Indonesia dapat mengambil langkah-langkah yang lebih efektif. Menurutnya, situasi ini berdampak buruk tidak hanya bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga bagi berbagai negara Asia Tenggara, terutama Malaysia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User