Komdigi Bantah Isu Shadowban Konten Karhutla, Minta Dugaan Ditelusuri ke Platform

Komdigi membantah dugaan membatasi jangkauan atau shadowban konten soal karhutla di media sosial. Direktur Pengendalian Ruang Digital Komdigi Safriansyah Yanwar Rosyadi menegaskan pihaknya tak pernah meminta platform membatasi atau menurunkan konten karhutla. Dugaan penurunan jangkauan, termasuk yang dialami Tasya Farasya, diminta ditelusuri berdasarkan fakta dan dikonfirmasi langsung ke platform.

Oct 21, 2026 - 04:02
Updated: 8 hours ago
0
Komdigi Bantah Isu Shadowban Konten Karhutla, Minta Dugaan Ditelusuri ke Platform
Komdigi Bantah Isu Shadowban Konten Karhutla, Minta Dugaan Ditelusuri ke Platform

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menepis dugaan adanya pembatasan jangkauan atau shadowban terhadap unggahan bertema kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di media sosial. Isu ini mencuat setelah sejumlah pengguna merasa konten mereka soal karhutla kurang mendapat respons dibanding biasanya.

Direktur Pengendalian Ruang Digital Dirjen Pengawasan Ruang Digital Komdigi Safriansyah Yanwar Rosyadi menegaskan, pihaknya tidak pernah meminta platform membatasi maupun menurunkan konten terkait karhutla. "Kami menegaskan bahwa Komdigi tidak pernah menginstruksikan atau mengajukan permintaan kepada platform untuk membatasi atau menurunkan konten terkait kebakaran hutan," ujarnya pada Selasa (20/10), dikutip dari Detikcom.

Menurut Safriansyah, setiap platform digital punya pedoman komunitas dan mekanisme sendiri dalam merekomendasikan konten kepada pengguna. Karena itu, dugaan shadowban atau penghapusan konten oleh pemerintah perlu ditelusuri lebih lanjut berdasarkan fakta dan dikonfirmasi langsung ke platform terkait.

"Jadi, jika ada konten yang diduga mengalami penurunan jangkauan atau dihapus, penyebabnya perlu ditelusuri berdasarkan fakta dan dikonfirmasi kepada platform terkait," kata Safriansyah.

Isu shadowban ramai dibahas setelah sejumlah tokoh publik mengaku mengalami kejanggalan pada engagement media sosial mereka usai mengunggah konten soal kebakaran hutan di sejumlah wilayah. Salah satunya vlogger kecantikan Tasya Farasya yang memiliki 7,4 juta pengikut di Instagram.

Melalui akun Threads @tasyafarasya, ia mengungkap jumlah views Instagram Stories miliknya turun signifikan, dari yang biasanya bisa mencapai satu juta menjadi hanya 85 ribu. "Stories aku biasanya VS story aku saat speak up," tulis Tasya sambil menyertakan tangkapan layar sebagai pembanding.

Berbeda dengan Tasya, influencer Jerome Polin menyatakan Instagram Stories miliknya tidak mengalami shadowban. Menurut dia, akunnya tetap mampu menyebarkan informasi kepada banyak orang. "Aku gak tau pasti caranya, tapi kalo aku liat pola dan pelajari, pakai template add yours bisa ngeboost views," kata Jerome melalui akun Threads @jeromepolin.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User