Dituding Punya Perusahaan Sawit, Hashim Djojohadikusumo Buka Suara di CNN Indonesia
Hashim Djojohadikusumo membantah tudingan di media sosial yang menyebutnya sebagai salah satu pemilik perusahaan sawit di Indonesia. Bantahan itu disampaikannya dalam wawancara eksklusif dengan CNN Indonesia yang juga membahas kebakaran hutan dan lahan serta masa depan bioenergi nasional.
Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, angkat bicara menanggapi tudingan yang ramai beredar di media sosial soal kepemilikan perusahaan sawit. Dalam wawancara eksklusif bersama CNN Indonesia, Hashim membantah tudingan yang menyebut dirinya sebagai salah satu pemilik perusahaan dan pengusaha sawit di Tanah Air.
Isu tersebut mencuat di tengah ramainya perbincangan publik mengenai industri dan perkebunan kelapa sawit. Media sosial dipenuhi tudingan bahwa sektor sawit menjadi salah satu penyebab utama kebakaran lahan dan hutan di Indonesia. Dari perdebatan itu, sejumlah warganet kemudian menyeret nama Hashim sebagai pihak yang disebut memiliki perusahaan sawit.
Melalui wawancara tersebut, Hashim menepis anggapan itu. Bantahan ini menjadi bagian dari penjelasan panjangnya mengenai isu kebakaran hutan dan lahan yang kerap dikaitkan dengan industri sawit nasional.
Dalam kesempatan yang sama, Hashim juga membahas masa depan bioenergi Indonesia. Topik ini relevan dengan posisinya sebagai utusan khusus yang menangani bidang iklim dan energi, termasuk bagaimana industri sawit diposisikan dalam peta energi terbarukan Tanah Air.
Wawancara lengkap CNN Indonesia dengan Hashim Djojohadikusumo mengenai Kebakaran Hutan dan Lahan, Sawit, dan Masa Depan Bioenergi Indonesia dijadwalkan tayang pada Kamis, 22 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB. Program ini menjadi ruang bagi Hashim untuk menjawab langsung berbagai tudingan yang berkembang di masyarakat.
Lewat pernyataannya, Hashim berupaya meluruskan informasi yang beredar soal keterkaitannya dengan perusahaan sawit. Ia menegaskan posisinya di tengah sorotan publik terhadap dampak industri sawit, khususnya yang dikaitkan dengan kebakaran lahan dan hutan.
Penjelasan tersebut sekaligus menyoroti besarnya perhatian publik terhadap tata kelola industri sawit dan isu lingkungan di Indonesia. Tudingan di media sosial menjadi latar mengapa Hashim merasa perlu memberikan klarifikasi secara terbuka melalui wawancara eksklusif.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)