Ukraina Hantam Rusia dengan Serangan Drone Besar, Trump Marah dan Tuding Zelensky Tak Ingin Damai
Ukraina melancarkan serangan drone besar-besaran ke wilayah Rusia pada Sabtu (17/10), memicu kemarahan Presiden AS Donald Trump. Trump menuding Zelensky tidak ingin mengakhiri perang karena Ukraina tetap menyerang terminal minyak penting Rusia. Meski begitu, Zelensky mengaku terus berkomunikasi dengan utusan AS demi perdamaian, sementara Rusia mengklaim menembak jatuh 1.015 drone Ukraina.
Ukraina melancarkan serangan drone besar-besaran ke sejumlah wilayah Rusia pada Sabtu (17/10) waktu setempat. Aksi militer itu langsung memicu kemarahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Kemarahan Trump muncul karena Ukraina tetap menyerang salah satu terminal minyak penting Rusia. Padahal, pemimpin Partai Republik itu sebelumnya sudah mengingatkan Kyiv agar tidak menyasar infrastruktur energi tersebut.
Ketegangan antara Ukraina dan AS sendiri meningkat belakangan ini. Pemicunya adalah kebijakan pengecualian yang dikeluarkan Trump, yang membebaskan Rusia dari sanksi ekonomi menyeluruh sebagaimana diamanatkan Kongres AS. Pengecualian itu diambil setelah Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin sepakat agar Rusia menjual bahan bakar diesel kepada AS.
Dalam wawancaranya dengan program Meet the Press di NBC News, Zelensky menilai bahwa jika AS berpihak pada Rusia, langkah itu akan menjadi kesalahan bersejarah. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah memanasnya hubungan kedua negara.
Lewat unggahan di Truth Social pada Minggu, Trump menegaskan bahwa ia tidak ingin melakukan apa pun yang dapat menjauhkan Rusia dari perundingan untuk mengakhiri perang di Ukraina. Ia bahkan menyebut bahwa kemajuan besar sedang dicapai.
Pada saat yang sama, Trump melontarkan kecaman keras terhadap Zelensky. Menurutnya, Zelensky tidak ingin mengakhiri perang ini dan mungkin memang tidak pernah menginginkannya.
Meski mendapat kritik, Zelensky mengungkapkan bahwa ia telah berbicara dengan utusan khusus AS Steve Witkoff serta menantu Trump, Jared Kushner, pada Minggu. Pembicaraan itu merupakan bagian dari komunikasi tanpa henti untuk mengupayakan tercapainya perdamaian.
Zelensky menegaskan bahwa pihaknya melakukan segala upaya untuk mewujudkan perdamaian. Ia juga berharap posisi Amerika tetap kuat guna membantu mempercepat tercapainya perdamaian tersebut.
Namun, Ukraina terus melancarkan serangan jarak jauh ke wilayah Rusia. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan telah menembak jatuh 1.015 pesawat nirawak atau drone Ukraina sepanjang malam hingga hari Minggu di berbagai wilayah negara tersebut.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)