Singapura Kembali Tuding 3 Perusahaan RI Terlibat Karhutla, Total Kini 10 Perusahaan
Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura (NEA) kembali merilis tiga perusahaan Indonesia berinisial PT BMJ, PT MH, dan PT BPP yang diduga terlibat karhutla. Surat peringatan akan dikirim agar perusahaan memadamkan api dan mencegah penyebaran. Dengan tambahan ini, total 10 perusahaan RI masuk temuan Singapura terkait karhutla.
Singapura kembali menyoroti keterlibatan perusahaan asal Indonesia dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura (National Environment Agency/NEA) menyatakan tiga perusahaan Indonesia diduga bertanggung jawab atas karhutla di sejumlah wilayah RI yang asapnya berpotensi mencapai Negeri Singa.
Dalam pernyataan pada Senin (19/10), NEA mengidentifikasi ketiga perusahaan tersebut berinisial PT BMJ, PT MH, dan PT BPP. Lembaga itu menyatakan akan mengirim surat peringatan kepada ketiga perusahaan terkait dugaan keterlibatan mereka.
Pengumuman ini menjadi yang terbaru dari NEA menyusul hasil investigasi sebelumnya. Pada Jumat (16/10), NEA telah merilis daftar tujuh perusahaan yang diduga terlibat karhutla, seluruhnya berasal dari Indonesia, dengan inisial PT BAP, PT BMH, PT PML, PT SAA, PT SWI, PT HLR, dan PT B.
Dugaan keterlibatan perusahaan-perusahaan itu ditemukan berdasarkan penyelidikan sesuai amanat Undang-Undang Pencemaran Kabut Asap Lintas Batas (Transboundary Haze Pollution Act). Menteri Lingkungan Hidup Singapura Grace Fu menyatakan hasil investigasi sejauh ini menunjukkan sebagian kabut asap yang dialami Singapura berasal dari kebakaran di lahan milik tujuh perusahaan di Indonesia.
Melalui pemberitahuan yang dikirim, Singapura menuntut perusahaan mengerahkan tim pemadam kebakaran untuk memadamkan api dan mencegah penyebaran di lahan yang mereka miliki atau kuasai. Perusahaan juga didesak menyetop aktivitas pembakaran, tidak memulai pembakaran baru, serta menyerahkan rincian langkah yang diambil kepada NEA.
Dengan tambahan tiga perusahaan baru, total kini ada 10 perusahaan Indonesia yang diduga terlibat dalam karhutla berdasarkan temuan Singapura, sebagaimana dikutip dari Channel News Asia.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)