Polisi Tangkap Pria Berinisial SA dalam Kasus Mayat dalam Karung di Depok
Polda Metro Jaya menangkap pria berinisial SA yang diduga membunuh korban yang mayatnya ditemukan dalam karung di Depok. Penangkapan terjadi di Pandeglang, Banten. Korban diduga dimutilasi karena bagian kaki hilang. Penyidik masih mendalami hubungan pelaku dan korban.
Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menangkap seorang pria berinisial SA yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan terkait penemuan mayat dalam karung di kawasan Tanah Merah, Kavling Depkes, Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat.
Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra Kartika, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebutkan bahwa SA ditangkap oleh Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya pada Rabu, 5 Agustus 2026, sekitar pukul 04.15 WIB di wilayah Pandeglang, Banten, saat pelaku sedang berusaha melarikan diri.
Hingga saat ini, penyidik masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk hubungan antara SA dan korban yang jasadnya ditemukan di dalam karung. Dimitri menyatakan bahwa pendalaman masih berlangsung dan pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut mengenai keberadaan bagian tubuh korban yang belum ditemukan.
Sebelumnya, kepolisian telah menyebutkan bahwa jasad pria tak dikenal yang ditemukan dalam kondisi terikat di dalam karung di lapangan Kavling Depkes, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, diduga merupakan korban mutilasi. Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Made Gede Oka Utama, menjelaskan bahwa saat ditemukan, kondisi jasad korban dalam keadaan tangan terikat dan dibungkus karung serta plastik hitam.
Menurut keterangan Made, pada saat penemuan, hanya terdapat bagian kepala, badan, dan kedua tangan korban, sementara kedua kaki hingga pangkal paha sudah tidak ada. Petugas juga menemukan luka sayatan pada bagian leher korban dan tidak menemukan identitas, sehingga memperkuat dugaan bahwa korban merupakan korban mutilasi.
Pihak kepolisian akan memberikan keterangan resmi setelah proses autopsi yang dilakukan bersama tim dokter forensik di Rumah Sakit Polri Kramat Jati selesai. Identitas korban akan disampaikan setelah ada kepastian dari hasil autopsi tersebut.
Kasus ini masih dalam pengembangan penyidikan oleh Subdit Resmob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Depok. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada pihak berwenang.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0