Pilot Learjet 60 yang Jatuh di Florida Terungkap, Kopilot 20 Tahun Sempat Teriak Mayday

Identitas pilot Learjet 60 yang jatuh dan meledak di Palm Beach County, Florida, terungkap sebagai Jeff Gregory, 55 tahun. Kecelakaan menewaskan sembilan orang, termasuk kopilot Nathalia Filgueiras, 20 tahun. Rekaman ATC mengungkap detik-detik terakhir pesawat turun drastis sebelum jatuh. NTSB menyelidiki penyebab kecelakaan dengan fokus pada kondisi cuaca.

Nov 03, 2026 - 20:02
Updated: 9 hours ago
0
Pilot Learjet 60 yang Jatuh di Florida Terungkap, Kopilot 20 Tahun Sempat Teriak Mayday
Pilot Learjet 60 yang Jatuh di Florida Terungkap, Kopilot 20 Tahun Sempat Teriak Mayday

Identitas pilot pesawat jet pribadi Learjet 60 yang jatuh dan meledak di Palm Beach County, Florida, Amerika Serikat, akhirnya terungkap. Pilot tersebut adalah Jeff Gregory, 55 tahun, warga Gilbertsville, Pennsylvania, menurut catatan Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA). Kecelakaan pada Minggu (1/11) itu menewaskan seluruh sembilan orang di dalam pesawat, termasuk pilot dan kopilot.

Gregory diidentifikasi sebagai kapten oleh East Coast Jets, perusahaan jet pribadi berbasis di Allentown, Pennsylvania. Ia pernah bekerja di perusahaan itu pada 2016 dan 2017. East Coast Jets menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Gregory. "Doa kami untuk keluarga Jeff, rekan kru, para penumpang, dan semua orang yang terkena dampak tragedi yang memilukan ini," demikian pernyataan perusahaan kepada FOX 29.

Selain Gregory, kopilot Nathalia Filgueiras, 20 tahun, juga menjadi korban. Ibunya, Camile, mengonfirmasi kepada New York Post bahwa putrinya merupakan kopilot Learjet 60. Salah satu penumpang yang tewas, Adam Robinson, meninggal bersama istri dan dua anak mereka yang masih kecil. Limerick Chapel di Limerick, Pennsylvania, bekerja sama dengan keluarga Gregory tengah mempersiapkan upacara pemakaman.

Rekaman komunikasi antara awak pesawat dan menara pengawas lalu lintas udara (ATC) mengungkap detik-detik terakhir sebelum pesawat jatuh. Learjet 60 itu terbang dari Bandara Internasional Austin-Bergstrom, Texas, menuju Bandara North Eleuthera di Bahama. Namun, pesawat mengalami masalah saat melintas di wilayah Florida.

Dalam komunikasi awal, awak pesawat melaporkan pembentukan es, turbulensi sedang, dan hujan lebat. Kondisi memburuk ketika pesawat turun drastis. Awak sempat melaporkan penurunan 3.048 meter per menit, lalu meningkat menjadi sekitar 6.096 hingga 6.705 meter per menit. "Mayday! Mayday! Kami turun 10.000 kaki per menit!" ujar salah satu awak dalam rekaman. Nathalia juga terdengar memperingatkan bahwa pesawat akan menabrak tanah. Petugas ATC berusaha menenangkan mereka, "Saya di sini bersama Anda. Bicaralah kepada saya."

Rekaman itu juga memunculkan tanda tanya soal sosok pria bernama Jack yang disebut Nathalia pada detik-detik terakhir. Dalam rekaman yang beredar di media sosial, terdengar suara perempuan berteriak, "Lihat ke luar, Jack! Lihat ke luar!" lalu menambahkan, "Astaga, kita kehabisan waktu." Penyidik belum mengidentifikasi pria tersebut. The Times of India melaporkan sejumlah pengguna media sosial menduga Jack adalah pasangan Nathalia, namun klaim itu belum terverifikasi.

Pengacara penerbangan John Gagliano menegaskan usia Nathalia yang 20 tahun tidak menunjukkan kurangnya kemampuan. Menurutnya, Nathalia memiliki seluruh lisensi dan kualifikasi yang dibutuhkan, serta terbang bersama kapten berpengalaman. "Itu adalah kru yang berpengalaman. Ada seorang kapten berpengalaman yang terbang bersamanya," kata Gagliano kepada FOX 29. "Saya rasa fakta bahwa dia berusia 20 tahun tidak ada hubungannya dengan apa pun. Dia memiliki semua lisensi yang dibutuhkan."

Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB) telah mengirim tim penyelidik ke lokasi kecelakaan di Florida Selatan. Anggota NTSB, Tom Chapman, mengatakan lembaganya juga mengerahkan spesialis bantuan bencana untuk mendampingi keluarga korban dan berkoordinasi dengan otoritas setempat. "Kami memiliki spesialis dari kantor bantuan bencana transportasi kami di lokasi kejadian. Mereka akan bekerja sama erat dengan keluarga dan lembaga lokal untuk memberikan dukungan kepada mereka yang terlibat," ujar Chapman. Penyidik menyatakan kondisi cuaca akan menjadi fokus utama untuk menentukan penyebab pesawat kehilangan kendali. FAA menyebut pesawat jatuh di kawasan permukiman dekat Cresthaven, Palm Beach County, sekitar pukul 12.50 waktu setempat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User