Menlu Arrmanatha Pamit ke Guterres, Indonesia Beri Penghormatan di Akhir Jabatan Sekjen PBB

Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menyampaikan salam perpisahan kepada Sekjen PBB Antonio Guterres yang akan mengakhiri jabatannya pada 31 Desember 2026. Dalam pernyataan bersama di Gedung Pancasila, Arrmanatha memuji keteguhan Guterres memimpin PBB melewati masa tersulit dan menegaskan Indonesia memberikan penghormatan atas kepemimpinan serta persahabatannya.

Oct 19, 2026 - 16:02
Updated: 13 hours ago
0
Menlu Arrmanatha Pamit ke Guterres, Indonesia Beri Penghormatan di Akhir Jabatan Sekjen PBB
Menlu Arrmanatha Pamit ke Guterres, Indonesia Beri Penghormatan di Akhir Jabatan Sekjen PBB

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Arrmanatha Nasir menyampaikan salam perpisahan kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres yang akan mengakhiri masa jabatannya pada Desember mendatang. Penyampaian itu dilakukan dalam pernyataan pers bersama di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, Senin (19/10).

Dalam kesempatan tersebut, Arrmanatha menyampaikan penghormatan Indonesia atas dedikasi Guterres selama memimpin badan perdamaian dunia itu. Ia menilai Guterres telah membawa PBB melewati berbagai tantangan berat.

"Anda telah memimpin PBB melewati masa-masa tersulit dalam sejarah. Di tengah semua itu, Anda tetap teguh dan terus mengingatkan kita bahwa dialog tidak boleh berhenti, bahkan ketika dunia tidak lagi mau mendengarkan," kata Tata, sapaan akrab Arrmanatha.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Guterres di Indonesia merupakan bentuk penghormatan, dan sebaliknya Indonesia kini memberikan penghormatan kepada sang Sekjen. "Hari ini, Indonesia memberikan penghormatan kepada Anda. Terima kasih atas kepemimpinan Anda, persahabatan Anda, dan keberanian Anda," ujarnya.

Guterres dijadwalkan pensiun sebagai Sekretaris Jenderal PBB pada 31 Desember 2026. Ia tidak lagi memimpin PBB karena telah menjabat selama dua periode.

Meski tidak ada aturan resmi mengenai batas maksimal jabatan Sekjen PBB, secara tradisi kepala PBB biasanya menjabat tidak lebih dari 10 tahun. Guterres mulai memimpin PBB pada 1 Januari 2017 dan kembali terpilih secara aklamasi pada 1 Januari 2022.

Saat ini, sudah ada enam kandidat yang masuk dalam bursa calon pengganti Guterres. Mereka adalah Rebecca Grynspan, Carolyn Rodrigues-Birkett, Rafael Grossi, Maria Fernanda Espinosa, Ivonne A-Baki, dan Olara Otunnu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User