Koper Pink Berisi 1 Kg Sabu Tertinggal di Bandara, Pemiliknya Akhirnya Dibekuk di Lubuk Alung

MM, pemilik koper pink berisi 1,01 kg sabu yang kabur dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM), akhirnya ditangkap di Lubuk Alung, Padang Pariaman. Penangkapan dilakukan Ditresnarkoba Polda Sumbar dengan dukungan Polres Padang Pariaman. MM mengakui koper tersebut miliknya dan kini menjalani pemeriksaan untuk pengembangan kasus.

Sep 04, 2026 - 12:06
Updated: 2 months ago
0
Koper Pink Berisi 1 Kg Sabu Tertinggal di Bandara, Pemiliknya Akhirnya Dibekuk di Lubuk Alung
Koper Pink Berisi 1 Kg Sabu Tertinggal di Bandara, Pemiliknya Akhirnya Dibekuk di Lubuk Alung

Tim Ditresnarkoba Polda Sumbar bersama personel Polres Padang Pariaman berhasil membekuk MM, perempuan yang sebelumnya kabur dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) setelah koper pink berisi sabu miliknya tertahan petugas. Penangkapan berlangsung di Jalan Lintas Padang-Bukittinggi, tepatnya di depan Kantor Satlantas Polres Padang Pariaman, Lubuk Alung, saat MM berada di dalam sebuah mobil travel minibus berwarna hitam.

Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa eksekusi dilakukan langsung oleh Ditresnarkoba Polda Sumbar, sementara pihaknya hanya memberikan dukungan pengamanan. "Yang melakukan penangkapan Ditresnarkoba Polda Sumbar, kami hanya memback up saja," ujar Riyana.

Saat diamankan, MM disebut tidak melakukan perlawanan. Ia pun mengakui bahwa koper berwarna pink yang ditemukan di BIM merupakan miliknya. Terduga beserta seluruh barang bukti langsung dibawa ke Ditresnarkoba Polda Sumbar untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Sebelumnya, MM nekat mencoba menyelundupkan narkotika jenis sabu seberat 1,01 kilogram melalui BIM, Padang Pariaman, pada Kamis (27/8/2026) pagi. Ia melarikan diri setelah menyadari koper pink miliknya tertahan dan diperiksa petugas saat pemeriksaan X-ray.

MM terdaftar sebagai calon penumpang pesawat Lion Air JT 353 rute Padang–Jakarta dengan tujuan akhir Lombok, yang dijadwalkan take off pukul 06.05 WIB. Kapolres Padang Pariaman mengonfirmasi bahwa identitas pelaku sudah kantongi. "Saat koper pink miliknya tertahan di X-ray dan namanya dipanggil melalui pengeras suara counter check-in, pelaku diduga menyadari aksinya terbongkar lalu kabur keluar area bandara," ungkap AKBP Riyana.

Polisi masih mendalami asal barang haram tersebut, tujuan pengiriman, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran narkotika. Seluruh barang bukti telah diserahkan ke Polda Sumbar untuk proses penyidikan lebih lanjut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User