Gempa M 6,9 Guncang Nagqu China, BMKG Pastikan Tak Berdampak ke Indonesia
Gempa tektonik magnitudo 6,9 mengguncang Nagqu, China, Kamis (22/10) malam pukul 21.33 WIB. Pusat gempa berada di darat, sekitar 183 kilometer timur laut Nagqu, dengan kedalaman 10 kilometer. BMKG menyebut gempa tergolong dangkal akibat aktivitas penyesaran di zona graben Plateau Tibet dan memastikan tidak berpotensi tsunami di Indonesia. Hingga pukul 22.15 WIB belum terdeteksi gempa susulan.
Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,9 mengguncang wilayah Nagqu, China, pada Kamis (22/10) malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat peristiwa itu terjadi pukul 21.33 WIB dan memastikan tidak menimbulkan potensi tsunami di wilayah Indonesia.
Menurut analisis BMKG, pusat gempa berada di darat, sekitar 183 kilometer timur laut Nagqu, China. Gempa tersebut tercatat memiliki kedalaman 10 kilometer dengan episenter pada koordinat 32,36 derajat Lintang Utara dan 93,74 derajat Bujur Timur.
BMKG menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini tergolong gempa dangkal yang dipicu aktivitas penyesaran di zona graben Plateau Tibet. Analisis mekanisme sumber juga menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault.
Hingga pukul 22.15 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock di wilayah tersebut.
Menyikapi situasi ini, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Masyarakat diminta mengakses informasi resmi terkait aktivitas gempa bumi melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi.
Kanal resmi tersebut meliputi akun media sosial @infoBMKG, situs www.bmkg.go.id, serta laman Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS). Informasi juga dapat diperoleh melalui aplikasi Info BMKG dan WRS-BMKG.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)