12 Ribu Lowongan di Job Fair Jakarta, Pelamar Online Tembus 28 Ribu di Hari Pertama

Pemprov DKI Jakarta membuka sekitar 12 ribu lowongan kerja dari 100 perusahaan dalam Karir Jakarta & Tenaga Kerja Mandiri Expo 2026 di SMESCO, Jakarta Selatan, 22-23 Oktober. Gubernur Pramono Anung menyebut lamaran online hari pertama sudah mencapai 28.484, melampaui jumlah lowongan. Disnaker DKI memastikan rekrutmen diproses bertahap dan perusahaan wajib menyerap pekerja penyandang disabilitas.

Oct 22, 2026 - 20:01
Updated: 1 day ago
0
12 Ribu Lowongan di Job Fair Jakarta, Pelamar Online Tembus 28 Ribu di Hari Pertama
12 Ribu Lowongan di Job Fair Jakarta, Pelamar Online Tembus 28 Ribu di Hari Pertama

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi membuka pameran karir bertajuk Karir Jakarta & Tenaga Kerja Mandiri Expo 2026 di SMESCO, Jakarta Selatan, Kamis (22/10). Dalam acara yang digelar Dinas Ketenagakerjaan DKI Jakarta bersama BUMD dan perusahaan swasta itu, tersedia sekitar 12 ribu lowongan pekerjaan dari kurang lebih 100 perusahaan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan angka tersebut usai membuka acara. Menurutnya, pameran yang berlangsung 22-23 Oktober 2026 ini menjadi salah satu upaya pemerintah mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha secara langsung.

Antusiasme pencari kerja pada hari pertama ternyata sangat tinggi. Pramono mengungkapkan bahwa lamaran yang masuk melalui jalur online sudah mencapai sekitar 28.484, jauh melampaui jumlah lowongan yang tersedia.

"Baru dibuka hari ini saja tadi sudah mendapatkan laporan yang melalui online kurang lebih 28.484 lamaran," ujar Pramono.

Tingginya minat terlihat dari panjangnya antrean pencari kerja yang ingin masuk ke ruang pameran. Di dalam ruangan, booth perusahaan penyedia kerja tersusun memenuhi seluruh area, sementara celah jalan dipadati pelamar yang berjalan maupun berbincang dengan perwakilan perusahaan. Pengunjung datang dari berbagai latar belakang, mulai dari yang mengenakan seragam sekolah hingga kemeja putih.

Salah satu pencari kerja, Iqbal, menilai pameran kali ini sebagai yang paling besar dibandingkan acara serupa yang pernah ia datangi di Jakarta. Pria yang hampir berusia 30 tahun itu kini menggantungkan penghasilan dari pekerjaan harian atau daily worker di bidang hospitality, dengan upah sekitar Rp150 ribu hingga Rp250 ribu per hari tergantung rating bintang hotel.

Iqbal mengaku sudah bekerja harian sejak 2025 dan kesulitan mendapatkan pekerjaan tetap hingga 2026. Ia berharap pemerintah memperbanyak job fair, khususnya di Jabodetabek, karena sistem walk-in dinilai memudahkan pelamar yang cukup membawa perlengkapan lamaran dan CV sesuai kemampuan.

Di antara keramaian, ada pula Maryam (72) yang mengantar anaknya, Nur Aini (21), lulusan SLB 02 Jakarta di Lenteng Agung. Nur Aini yang mengalami keterbatasan intelektual disebut memiliki keinginan bekerja, terutama di bidang tata boga. Keduanya mendapatkan informasi pameran dari kelurahan dan berharap pemerintah tidak membeda-bedakan pencari kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Syaripudin menyatakan lowongan di pameran ini akan diproses secara bertahap. Perusahaan diwajibkan melaporkan kondisi ketenagakerjaan setiap bulan sehingga pemerintah dapat memantau jumlah lowongan di tiap perusahaan di Jakarta. Ia juga menegaskan kewajiban perusahaan menerima pekerja penyandang disabilitas sesuai ketentuan undang-undang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User