Generasi Muda Diminta Tak Sekadar Mengenang Rahmah El Yunusiyyah, Ini Pesan Wako Padang Panjang

Festival Literasi Rahmah El Yunusiyyah di Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang mendorong generasi muda melestarikan budaya Minangkabau lewat membaca, menulis, dan meneliti. Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra menegaskan festival tak cukup hanya mengenang Rahmah El Yunusiyyah, tetapi harus melahirkan gagasan dan karya. Kekayaan adat, bahasa, kaba, pantun, dan randai perlu terus didokumentasikan.

Oct 22, 2026 - 16:04
Updated: 1 day ago
0
Generasi Muda Diminta Tak Sekadar Mengenang Rahmah El Yunusiyyah, Ini Pesan Wako Padang Panjang
Generasi Muda Diminta Tak Sekadar Mengenang Rahmah El Yunusiyyah, Ini Pesan Wako Padang Panjang

Festival Literasi Rahmah El Yunusiyyah digelar di aula Perguruan Diniyyah Puteri, Padang Panjang, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mendorong generasi muda melestarikan budaya Minangkabau melalui kebiasaan membaca, menulis, dan meneliti.

Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra menilai festival tidak cukup berhenti sebagai ajang mengenang sosok Rahmah El Yunusiyyah. Menurutnya, kegiatan semacam ini harus mampu mendorong lahirnya gagasan, tulisan, dan karya yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Allex menekankan pentingnya mendokumentasikan kekayaan budaya Minangkabau agar nilai-nilainya tetap dikenal generasi berikutnya. Kekayaan tersebut meliputi adat, bahasa, kaba, pantun, randai, dan berbagai tradisi yang sarat nilai kehidupan.

"Minangkabau memiliki kekayaan adat, bahasa, kaba, pantun, randai, dan berbagai tradisi yang mengandung nilai kehidupan. Semua itu perlu terus dikaji, dituliskan, dan diperkenalkan melalui cara-cara yang relevan dengan perkembangan zaman," ujarnya.

Ia berharap generasi muda memanfaatkan literasi untuk memperluas wawasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta berperan aktif menjaga dan mengembangkan kebudayaan daerah.

Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III Nurmatias berharap Perguruan Diniyyah Puteri terus melahirkan generasi berpengetahuan yang mampu berkontribusi bagi bangsa, termasuk calon pemimpin masa depan. "Semoga Diniyyah Puteri ini ke depan bisa menjadi tempat lahirnya pemimpin-pemimpin kita pada 2045. Bisa melahirkan orang-orang berpengetahuan baik dan tokoh-tokoh hebat seperti Rahmah El Yunusiyyah," katanya.

Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri Fauziah Fauzan El Muhammady menyebut festival ini sebagai upaya mengamalkan wahyu Allah SWT, yakni Iqra yang berarti bacalah. Menurutnya, membaca, menelaah, dan meneliti merupakan bentuk nyata mengimani wahyu Allah sekaligus fondasi utama membangun peradaban berilmu. "Semoga ini bisa menjadi ladang pahala untuk kita semua," harapnya.

Festival tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat Mustafa, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat Jumaidi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang Mukhlis M., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang Januardi, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Panjang Nasrul.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User