Kapal Bagan JAMCHA 01 Kandas dan Bocor di Mentawai, 10 Awak Jadi Fokus Operasi SAR

Kapal Bagan JAMCHA 01 kandas dan bocor di perairan Pulau Malilimok, Mentawai. Kansar Mentawai mengerahkan 7 personel dengan RIB 02 untuk operasi SAR. Sebanyak 10 awak kapal terdiri dari nakhoda, KKM, dan 8 ABK. Kapal berangkat dari Carocok Tarusan dan tiba di Mentawai sebelum insiden. Kondisi awak belum dipastikan.

Oct 11, 2026 - 08:02
Updated: 23 hours ago
0 0
Kapal Bagan JAMCHA 01 Kandas dan Bocor di Mentawai, 10 Awak Jadi Fokus Operasi SAR
Kapal Bagan JAMCHA 01 Kandas dan Bocor di Mentawai, 10 Awak Jadi Fokus Operasi SAR

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Mentawai bergerak cepat menindaklanjuti laporan kecelakaan laut yang menimpa Kapal Bagan JAMCHA 01. Kapal tersebut dilaporkan kandas dan mengalami kebocoran di perairan sekitar Pulau Malilimok, Desa Katurei, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada Sabtu (10/10).

Laporan awal diterima Kansar Mentawai sekitar pukul 08.30 WIB dari Lingga, kepala kamar mesin (KKM) Kapal Bagan JAMCHA 01. Dalam laporannya, Lingga menyebut kapal mengalami kebocoran di enam titik. Kerusakan diduga akibat papan di bagian bawah kapal patah sehingga lambung kapal bocor. Kapal mulai kandas sekitar pukul 03.00 WIB.

Sebelum kejadian, Kapal Bagan JAMCHA 01 bertolak dari Carocok Tarusan pada Kamis (8/10) sekitar pukul 10.00 WIB untuk aktivitas penangkapan ikan di perairan Sumatera Barat. Kapal tiba di perairan Mentawai pada Jumat (9/10) sekitar pukul 12.00 WIB, namun dalam perjalanan selanjutnya kandas dan bocor di sekitar Pulau Malilimok.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim penyelamat Kansar Mentawai berangkat menuju lokasi pada pukul 08.45 WIB. Sebanyak tujuh personel dikerahkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Mentawai. Lokasi kecelakaan diperkirakan berada pada koordinat 1°45'9" Lintang Selatan dan 99°17'34" Bujur Timur, berjarak sekitar 24 mil laut dari Dermaga Tuapejat dengan arah 313 derajat dan estimasi waktu tempuh sekitar satu jam.

Berdasarkan data awal, terdapat 10 orang di atas kapal saat kejadian, terdiri dari seorang nakhoda, seorang kepala kamar mesin, dan delapan anak buah kapal (ABK). Hingga informasi awal disampaikan, kondisi keseluruhan awak kapal belum dipastikan. Tim SAR masih melakukan penanganan dan pemantauan untuk memperoleh perkembangan terbaru.

Kapal Bagan JAMCHA 01 memiliki tonase 30 gross ton (GT) dengan panjang sekitar 24 meter. Lambung kapal berwarna merah dengan tepi putih, sedangkan bagian sayap menggunakan kombinasi warna putih, hijau, dan merah.

Dalam operasi SAR, personel membawa sejumlah peralatan seperti RIB 02, personal locator beacon (PLB), perangkat komunikasi, alat navigasi dan pemantauan, serta perlengkapan medis. Tim juga dilengkapi telepon satelit dan Starlink Portable untuk kelancaran komunikasi.

Kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah berawan dengan kecepatan angin sekitar 5,9 knot dan tinggi gelombang diperkirakan 1,5 hingga 2,5 meter. Kondisi perairan tersebut menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam pelaksanaan operasi pertolongan.

Humas Kansar Mentawai, Aldo Harfa Yandra, menyatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dan memantau perkembangan operasi untuk memperoleh kepastian mengenai kondisi kapal serta keselamatan seluruh awaknya. Informasi lanjutan akan disampaikan setelah ada pembaruan resmi dari tim di lapangan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User