IHSG Berpotensi Menguat Awal Pekan, Analis Beberkan Skenario dan Saham Pilihan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Senin (12/10). Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG berpeluang menguji area gap 6.227-6.231, namun waspadai koreksi ke 6.008-6.025. Sementara Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat risiko penurunan setelah IHSG menembus level 6.019. IHSG ditutup menguat 1,04 persen ke 6.093 pada Jumat (9/10).

Oct 12, 2026 - 00:02
Updated: 8 hours ago
0 0
IHSG Berpotensi Menguat Awal Pekan, Analis Beberkan Skenario dan Saham Pilihan
IHSG Berpotensi Menguat Awal Pekan, Analis Beberkan Skenario dan Saham Pilihan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mengawali pekan ini dengan sentimen positif. Pada perdagangan Senin (12/10), sejumlah analis memproyeksikan indeks saham masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan jangka pendek, meski risiko koreksi tetap perlu diantisipasi.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG berpeluang menguat untuk menguji area gap di level 6.227-6.231. "Dalam skenario terbaik, IHSG diperkirakan berada pada bagian wave iv dari wave c, sehingga berpeluang menguat untuk menguji area gap 6.227-6.231. Namun, cermati koreksi jangka pendek ke 6.008-6.025 dan risiko pelemahan menuju 5.850-5.911 jika IHSG menembus 5.973," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.018 dan 5.973, dengan resistance di 6.297 dan 6.376. Untuk perdagangan hari ini, ia merekomendasikan sejumlah saham seperti BRPT, BUMI, MDKA, dan ITMG.

Di sisi lain, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham berisiko melanjutkan tren penurunan setelah menembus level 6.019 pada perdagangan akhir pekan lalu. Menurutnya, peluang koreksi masih terbuka selama indeks belum mampu kembali menguat di atas level resistance kunci.

"Penembusan di bawah 6.019 membuka peluang IHSG melemah setidaknya ke 5.942 atau menguji support Fibonacci di 5.850. Risiko tersebut dapat mereda jika IHSG mampu naik di atas 6.179," ujar Ivan.

Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 5.942, 5.850, 5.768, dan 5.607, serta resistance 6.261, 6.423, dan 6.552. Ia pun merekomendasikan saham AMRT dan BMRI untuk dicermati.

Sebagai informasi, IHSG ditutup di level 6.093 pada perdagangan Jumat (9/10) sore. Indeks saham menguat 62,44 poin atau 1,04 persen dari perdagangan sebelumnya. Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp9,93 triliun dengan volume perdagangan sekitar 38,33 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 1,42 juta kali. Pada penutupan pekan lalu, 381 saham menguat, 238 saham melemah, dan 172 saham stagnan.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User