Uji Coba Galaxy Watch Ultra2: Detak Jantung Saat Tidur Tembus 83 bpm, Ini Kata Samsung Health
Samsung Galaxy Watch Ultra2 menawarkan fitur Vitals, Daily Cardio Load, dan Fitness Index untuk memantau kesehatan. Dalam pengujian, detak jantung saat tidur tercatat 83 bpm atau di atas rentang normal, sementara Daily Cardio Load menyentuh 52 persen atau over target. Fitness Index memberi skor rata-rata 70, meski beberapa aspek dinilai belum sepenuhnya sesuai kondisi fisik pengguna.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 tidak hanya berfungsi sebagai penerima notifikasi dan pencatat langkah kaki. Smartwatch premium dengan harga Rp10,499 juta ini membawa sejumlah fitur kesehatan yang diklaim mampu membantu pengguna memahami kondisi tubuh, baik saat berolahraga maupun beristirahat. CNNIndonesia.com pun menguji langsung sejumlah fitur tersebut, mulai dari pemantauan tidur hingga penilaian beban latihan.
Fitur pertama yang diuji adalah Vitals. Fitur ini merangkum sejumlah indikator kesehatan selama pengguna tidur, seperti detak jantung, heart rate variability (HRV), laju pernapasan, suhu kulit, dan kadar oksigen dalam darah. Pada salah satu hari pengujian, detak jantung saat tidur tercatat 83 denyut per menit (bpm). Angka itu berada di atas rentang yang ditampilkan Samsung Health untuk pengguna, yakni 73-78 bpm, sehingga masuk kategori HR tinggi.
Selain detak jantung, HRV tercatat 35 milidetik, laju pernapasan 12,9 kali per menit, dan kadar oksigen dalam darah 93 persen. Berdasarkan data tersebut, Samsung Health menjelaskan bahwa kenaikan detak jantung saat tidur dalam jumlah besar bisa terjadi karena akumulasi kelelahan sehari sebelumnya atau respons awal sistem imun. Aplikasi ini menyarankan pengguna beristirahat, mencukupi kebutuhan cairan, dan memantau kondisi jika terus berlanjut.
Fitur berikutnya adalah Daily Cardio Load yang membantu pengguna memahami beban aktivitas kardiovaskular. Setelah berlari 5 kilometer selama 55 menit, Daily Cardio Load menunjukkan angka 52 persen dan masuk kategori over target, melampaui rentang target personal 17-37 persen. Samsung Health memberi peringatan bahwa beban kardio meningkat signifikan dibanding aktivitas biasanya, yang dapat memicu kelelahan dan risiko cedera. Pengguna disarankan mengurangi intensitas latihan atau memperpanjang waktu pemulihan.
Galaxy Watch Ultra2 juga dilengkapi Fitness Index yang menilai kebugaran melalui aspek body composition, strength, cardio, flexibility, dan endurance. Dalam pengujian, skor rata-rata Fitness Index berada di angka 70, dengan rincian body composition 58, strength 83, cardio 74, flexibility 61, dan endurance 75. Hasil ini memperlihatkan perbedaan penilaian pada tiap aspek sekaligus menunjukkan area yang perlu diperhatikan dalam menyusun rutinitas latihan.
Meski demikian, beberapa skor dinilai kurang sesuai dengan kondisi fisik sehari-hari. Penguji yang hanya melakukan latihan beban satu hingga dua kali sepekan mendapat skor strength 83. Skor endurance juga mencapai 75, padahal kemampuan lari masih terbatas. Perbedaan ini tidak serta-merta berarti pengukuran jam tidak akurat, tetapi skor Fitness Index belum sepenuhnya menggambarkan tingkat kebugaran yang dirasakan.
Secara keseluruhan, fitur kesehatan Galaxy Watch Ultra2 menawarkan cara praktis untuk memantau indikator tubuh dan aktivitas harian. Vitals membantu memberi konteks atas perubahan indikator saat tidur, sementara Daily Cardio Load dapat menjadi pertimbangan dalam mengatur intensitas latihan dan waktu pemulihan. Namun, informasi dari smartwatch ini sebaiknya dijadikan referensi untuk mengenali pola dan memantau perubahan dari waktu ke waktu, bukan sebagai gambaran mutlak kondisi kesehatan atau tingkat kebugaran seseorang.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)