Houthi Serang Bandara Riyadh dan Dammam, 13 Tewas dan Peringatan bagi Maskapai

Milisi Houthi Yaman menyerang Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dan Bandara King Fahd di Dammam, memicu kebakaran dan menewaskan 13 orang. Houthi memperingatkan maskapai dan penumpang untuk menghindari bandara serta wilayah Arab Saudi, dan menyatakan akan melanjutkan operasi di dalam wilayah Saudi.

Oct 12, 2026 - 00:02
Updated: 8 hours ago
0 0
Houthi Serang Bandara Riyadh dan Dammam, 13 Tewas dan Peringatan bagi Maskapai
Houthi Serang Bandara Riyadh dan Dammam, 13 Tewas dan Peringatan bagi Maskapai

Milisi Houthi dari Yaman melancarkan serangan proyektil ke terminal penumpang Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, pada Minggu (11/10). Serangan ini terjadi hanya sehari setelah rudal menghantam terminal yang sama dan menewaskan 12 orang. Akibatnya, total korban tewas selama akhir pekan menjadi 13 orang setelah Kedutaan Besar India di Arab Saudi mengabarkan bahwa seorang warganya meninggal dunia pada Minggu akibat luka yang dialami dalam serangan sehari sebelumnya.

Otoritas Saudi menyatakan bahwa serangan terbaru menyasar kompleks bandara Riyadh, khususnya terminal 3 dan 4 yang melayani penerbangan domestik. Serangan tersebut juga memicu kebakaran di salah satu ruang penumpang dan menyebabkan korban luka. Bandara telah ditutup sejak Sabtu (10/10) akibat gempuran rudal Houthi yang telah berlangsung selama lima hari terakhir.

Selain Riyadh, Houthi juga menggempur Bandara Internasional King Fahd di Dammam, kota yang terletak di kawasan Teluk Persia, dekat dengan Bahrain dan Qatar. Milisi Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan-serangan tersebut dan memperingatkan maskapai penerbangan serta penumpang agar tidak menggunakan bandara dan wilayah Arab Saudi.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyatakan bahwa pihaknya akan melanjutkan "operasi yang semakin meningkat jauh di dalam wilayah Arab Saudi". Ia juga memperingatkan bahwa semua bandara di Saudi merupakan target potensial, selain bandara di kota suci Mekkah dan Madinah.

Houthi mengeklaim alasan mereka menargetkan Arab Saudi karena dukungan Saudi terhadap pasukan pemerintah dalam perang saudara di Yaman, serta serangan udara di bandara di Sanaa beberapa waktu lalu. Mereka mengklaim telah menargetkan bandara tersebut dengan rudal balistik dan rudal jelajah, serta drone dalam 24 jam terakhir.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User