KAI Tambah Titik Naik-Turun KAJJ di Jatinegara, Bekasi, dan Cikarang Mulai Desember 2026
KAI menambah pemberhentian kereta api jarak jauh di Stasiun Jatinegara, Bekasi, dan Cikarang melalui Gapeka 2026 yang berlaku 1 Desember 2026. Langkah ini memudahkan penumpang yang terintegrasi dengan KRL tanpa harus ke Pasar Senen atau Gambir. KAI juga memangkas waktu tempuh 74 perjalanan KA antarkota, dengan percepatan tertinggi 92 menit pada KA Kahuripan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan layanan kereta api jarak jauh (KAJJ) akan mengalami penyesuaian mulai 1 Desember 2026. Melalui Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026, KAI menambah titik naik-turun penumpang di tiga stasiun penyangga Jakarta, yakni Jatinegara, Bekasi, dan Cikarang.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa penambahan perhentian ini bertujuan mempermudah aksesibilitas masyarakat. Ketiga stasiun tersebut terintegrasi langsung dengan KRL, sehingga penumpang dari kawasan Cikarang dan Bekasi tidak perlu lagi menuju Pasar Senen atau Gambir untuk menaiki KAJJ.
"Di Jakarta ini dari Pasar Senen dan Gambir itu kami menambah perjalanan kereta yang naik turun baik itu di Jatinegara, Bekasi, dan juga Cikarang. Peningkatan kebutuhan orang naik kereta dari stasiun ini yang terkoneksi dengan KRL membuat penumpang dari Cikarang dan Bekasi tidak perlu lagi ke Pasar Senen atau Gambir," ujar Anne kepada awak media di Jakarta Pusat, Selasa (3/11).
Keputusan ini dilatarbelakangi oleh lonjakan aktivitas penumpang KAJJ sepanjang Januari-Oktober 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Stasiun Jatinegara mencatat pertumbuhan 11,46 persen menjadi 1.562.963 penumpang, Stasiun Bekasi naik 9,76 persen menjadi 2.364.801 penumpang, dan Stasiun Cikarang meningkat 3,54 persen menjadi 708.640 penumpang.
Seiring dengan itu, KAI menambah perhentian KAJJ pada rute tertentu. Stasiun Bekasi mendapatkan tambahan 3 perjalanan, Stasiun Cikarang 6 perjalanan, dan Stasiun Jatinegara 2 perjalanan.
Bukan hanya menambah perhentian, KAI juga memangkas waktu tempuh 74 perjalanan KA antarkota. Optimalisasi prasarana dan pola operasi membuat percepatan tertinggi mencapai 92 menit. Beberapa perjalanan yang mengalami pemangkasan paling signifikan antara lain KA Kahuripan (Blitar-Kiaracondong) lebih cepat 92 menit, KA Pasundan (Surabaya Gubeng-Kiaracondong) 53 menit, dan KA Airlangga (Surabaya Pasarturi-Pasar Senen) 52 menit.
"Di dalam Gapeka ini juga kami sudah menyiapkan puluhan kereta yang sudah bisa kami reduce waktu tempuhnya sampai 90 menit. Kalaupun ada kereta-kereta yang bertambah waktu tempuhnya karena penambahan layanan perhentian, itu kami upayakan selalu di bawah 10 menit," jelas Anne.
Dengan penyesuaian ini, KAI berharap layanan kereta api semakin efisien dan mudah diakses, terutama bagi penumpang di kawasan penyangga Jakarta yang selama ini bergantung pada KRL untuk mencapai stasiun utama.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)