Wakil PM Malaysia Jamin Stok Pangan Aman Enam Bulan, Warga Tak Perlu Panik
Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi memastikan stok makanan di Malaysia aman untuk enam bulan ke depan di tengah kekhawatiran perang siber. Ia meminta warga tidak menimbun kebutuhan pokok karena ketahanan pangan mencukupi dan negara tidak dalam keadaan darurat. Pernyataan ini menyusul imbauan sejumlah negara agar masyarakat menyiapkan persediaan darurat.
Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menegaskan bahwa stok makanan di Malaysia aman untuk enam bulan mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin (2/11) di tengah kekhawatiran akan potensi perang siber yang menyasar Negeri Jiran.
Ahmad Zahid meminta masyarakat Malaysia tidak perlu menimbun makanan dan kebutuhan darurat. Menurutnya, stok kebutuhan pokok dalam negeri masih mencukupi untuk setengah tahun ke depan.
"Kami tidak melihat perlunya tindakan seperti itu karena ketahanan pangan dan tingkat stok kami mencukupi," ujar Ahmad Zahid usai menghadiri Malaysia-China Cooperation Meeting on Investment Trade and Economic Empowerment, seperti dikutip The Star.
Ia juga menegaskan bahwa Malaysia tidak berada dalam kondisi darurat yang mengharuskan warga menyimpan persediaan pokok. "Kami tidak dalam keadaan darurat dan, Insya Allah, kita masih jauh dari situasi seperti itu," katanya.
Pernyataan ini muncul setelah sejumlah negara, mulai dari Eropa hingga Jepang, mengeluarkan imbauan agar masyarakat menyiapkan persediaan darurat berupa makanan, air, dan kebutuhan pokok lainnya untuk tiga sampai tujuh hari ke depan. Imbauan tersebut dilatarbelakangi berbagai ancaman global, termasuk konflik bersenjata, cuaca ekstrem, pemadaman listrik, hingga serangan siber.
Pada Selasa (3/11), Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengingatkan warga agar tidak menganggap remeh ancaman tersebut. Ia menyebut risiko Malaysia menjadi target serangan tidak bisa diabaikan, terutama seiring perkembangan digital yang pesat di negara itu.
Dengan pernyataan ini, pemerintah Malaysia berupaya menenangkan masyarakat agar tidak panic buying dan tetap tenang menghadapi dinamika ancaman global.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)