Bank Nagari Borong Tiga Penghargaan Human Capital 2026, Dua Direktur Ikut Disebut

PT Bank Nagari meraih tiga penghargaan pada TOP Human Capital Awards 2026, termasuk predikat Stars 5 serta penghargaan bagi Direktur Utama Gusti Candra dan Direktur Operasional Zilfa Efrizon. Capaian ini dinilai sebagai pengakuan atas penerapan Human Capital Management System yang efektif, penguatan budaya IM STAR, digitalisasi SDM, dan investasi pelatihan pegawai senilai Rp30,105 miliar pada 2025.

Nov 03, 2026 - 04:02
Updated: 8 hours ago
0
Bank Nagari Borong Tiga Penghargaan Human Capital 2026, Dua Direktur Ikut Disebut
Bank Nagari Borong Tiga Penghargaan Human Capital 2026, Dua Direktur Ikut Disebut

PT Bank Nagari kembali mencatat prestasi di tingkat nasional dengan membawa pulang tiga penghargaan sekaligus dari ajang TOP Human Capital Awards 2026. Penilaian dilakukan secara objektif dan independen oleh tim penilai serta dewan juri, dan hasilnya menempatkan Bank Nagari sebagai salah satu perusahaan yang dinilai berhasil mengembangkan serta menerapkan Human Capital Management System (HCMS) secara efektif.

Tiga penghargaan yang diraih adalah TOP Human Capital Awards 2026 Stars 5 untuk PT Bank Nagari, The Most Committed Human Capital Leader 2026 yang diberikan kepada Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra, serta The High Performing Human Capital Director 2026 untuk Direktur Operasional Bank Nagari Zilfa Efrizon. Raihan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen perusahaan dan kepemimpinan dalam menjadikan pengelolaan sumber daya manusia sebagai faktor strategis untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan bisnis.

Menurut Bank Nagari, pengembangan human capital tidak ditempatkan sebagai fungsi administratif semata, melainkan bagian penting dari strategi bisnis. Kerangka strategi yang diusung adalah Unlocking Human Potential for Sustainable Business Excellence, yakni membuka potensi setiap insan perusahaan untuk menciptakan keunggulan bisnis yang berkelanjutan.

Dalam presentasi penjurian yang digelar daring pada Jumat (23/10/2026), Zilfa Efrizon menegaskan bahwa pengembangan kompetensi dan potensi pegawai selalu diselaraskan dengan rencana bisnis bank. Menurutnya, langkah itu penting agar bisnis yang dijalankan tetap berkelanjutan dan sejalan dengan arah perusahaan.

Strategi human capital Bank Nagari dibangun melalui sejumlah pendekatan terintegrasi, mulai dari Strategic Human Capital Leadership, penerapan budaya perusahaan IM STAR, pengembangan pegawai dan kepemimpinan, hingga penguatan sistem serta program pendukung. Ada empat fokus utama yang dijalankan, yaitu Culture-Driven Leadership, People Development and Empowerment, Performance and Accountability, serta Change Leadership and Culture Transformation.

Budaya IM STAR yang terdiri dari Inovasi, Mutu, Sinergi, Tangguh, Amanah, dan Religius menjadi fondasi penting. Nilai-nilai itu didorong agar tercermin dalam perilaku kerja sehari-hari, antara lain melalui morning briefing setiap Senin, Learning Day, olahraga bersama, dan sharing session bersama pejabat eksekutif. Bank Nagari juga menerapkan Leadership by Example serta menggunakan Organizational Culture Health Index (OCHI) untuk mengevaluasi perkembangan budaya organisasi dan kualitas pelayanan.

Dari sisi digitalisasi, Bank Nagari memanfaatkan Human Capital Information System (HCIS) sebagai fondasi data dan proses pengelolaan pegawai, serta HC Mobile agar pegawai lebih mudah mengakses layanan kepegawaian melalui smartphone. Pengembangan kompetensi didukung TalentDNA dan Learning Management System (LMS) yang menyediakan pembelajaran online, kurikulum berbasis kompetensi, dan pemantauan perkembangan belajar secara otomatis.

Investasi pada SDM juga tercermin dari data Human Capital Business Index. Sepanjang 2025 tercatat 13.319 keikutsertaan pegawai dalam berbagai program pelatihan dengan total biaya pendidikan dan pelatihan mencapai Rp30,105 miliar. Pada tahun yang sama, jumlah pegawai Bank Nagari tercatat 1.863 orang. Perusahaan juga mengembangkan konsep KKI, yaitu Kontribusi Karyawan, Kompetensi, dan Integritas, sebagai landasan tata kelola dan pelayanan kepada nasabah.

Penguatan SDM tersebut berjalan seiring kinerja bisnis. Pada 2025, aset Bank Nagari tercatat Rp33,49 triliun, naik dari Rp32,96 triliun pada 2024. Dana Pihak Ketiga mencapai Rp26,84 triliun, sementara kredit dan pembiayaan tercatat Rp25,27 triliun. Sebanyak 79,66 persen penyaluran kredit diarahkan ke sektor UMKM, dengan pangsa kredit UMKM Bank Nagari terhadap kredit UMKM Sumatera Barat mencapai 20,85 persen. Ke depan, Bank Nagari berkomitmen menyelaraskan kepemimpinan, budaya perusahaan, pengembangan kompetensi, digitalisasi SDM, dan pembelajaran berkelanjutan untuk menghadapi tantangan industri perbankan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User