Anak di Bawah Umur di Kalideres Lukai Ojol Gara-gara Ogah Bayar, Polisi Tegaskan Bukan Begal
Polisi mengamankan anak di bawah umur di Kalideres, Jakarta Barat, karena melukai pengemudi ojek online dengan pisau setelah menolak membayar ongkos. Polisi menegaskan ini penganiayaan, bukan pembegalan. Korban enggan melapor, pelaku direncanakan dikembalikan ke orang tua.
Jakarta - Seorang anak di bawah umur diamankan polisi setelah melukai pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Aksi tersebut dipicu oleh penolakan anak itu untuk membayar ongkos perjalanan.
Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Rachmad Wibowo, menegaskan bahwa peristiwa ini merupakan penganiayaan, bukan pembegalan seperti yang mungkin dikhawatirkan masyarakat. "Itu penganiayaan (bukan begal)," ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Rachmad menjelaskan, pelaku yang masih di bawah umur itu memesan ojol dari wilayah Kapuk, Cengkareng. Saat tiba di lokasi tujuan di Kalideres, pengemudi ojol menagih pembayaran, namun pelaku tidak memberikannya. "Begitu sampai lokasi, ditagih pembayarannya oleh ojol, enggak dikasih. Akhirnya dilukain si korban itu. Bukan dibegal," jelasnya.
Dalam aksinya, pelaku menggunakan senjata tajam jenis pisau. Korban mengalami luka di bagian pelipis, meskipun tidak terlalu parah. "Melukai pakai pisau kalau enggak salah, terus pelipisnya kena. Intinya dia naik ojek, enggak mau bayar," tutur Rachmad.
Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki alasan anak tersebut bisa membawa pisau dan nekat melukai korban. "Korban masih di bawah umur. Saya belum cek identitasnya," kata Rachmad.
Sementara itu, Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang, mengungkapkan bahwa korban enggan membuat laporan polisi. Pihaknya berencana mengembalikan pelaku kepada orang tuanya. "Korban enggak mau bikin laporan. Paling kami kembalikan ke orang tuanya," ujarnya.
Saat ini, anak di bawah umur tersebut masih diamankan di Polsek Kalideres. "Enggak ditahan, cuma diamankan aja," tegas Rihold.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)