Trump Desak Ilhan Omar Mundur dari Kongres, Klaim Pakai Nama Palsu Saat Dilantik

Presiden AS Donald Trump menuduh anggota DPR dari Partai Demokrat, Ilhan Omar, memakai nama palsu saat dilantik dan mendesaknya mundur dari Kongres. Tuduhan disampaikan lewat Truth Social pada Kamis (22/10). Juru bicara Omar membantah dan menegaskan Ilhan Omar adalah nama aslinya. Tidak ada putusan pengadilan yang menyatakan Omar memakai identitas palsu.

Oct 23, 2026 - 08:02
Updated: 8 hours ago
0
Trump Desak Ilhan Omar Mundur dari Kongres, Klaim Pakai Nama Palsu Saat Dilantik
Trump Desak Ilhan Omar Mundur dari Kongres, Klaim Pakai Nama Palsu Saat Dilantik

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan tuduhan keras terhadap anggota DPR dari Partai Demokrat, Ilhan Omar. Melalui platform Truth Social pada Kamis (22/10), Trump menuding politikus Minnesota itu melakukan penipuan identitas dan memintanya segera meninggalkan kursinya di Kongres.

Menurut Trump, Omar menggunakan nama palsu ketika dilantik sebagai anggota parlemen. Ia mengklaim nama asli Omar adalah Ilhan Nur Said Elmi dan menyoroti nama belakang Elmi yang juga dipakai mantan suaminya, Ahmed Nur Said Elmi. "Karena dia menggunakan nama palsu saat dilantik, saya berasumsi dia HARUS segera mengundurkan diri dari Kongres," tulis Trump, seperti dikutip Anadolu Agency.

Trump bahkan menuduh Omar telah secara terbuka mengakui penipuan tersebut. Ia juga mendesak Ketua DPR AS Mike Johnson untuk mengakui bahwa kursi Omar di Kongres telah kosong. Hingga kini, Omar tidak pernah mengakui tuduhan itu dan tidak ada putusan pengadilan yang menetapkan bahwa ia memakai identitas palsu.

Pernyataan Trump muncul tak lama setelah Kementerian Kehakiman AS mengajukan dokumen pengadilan pada Rabu (21/10) terkait penggeledahan federal di rumah Omar di Washington, DC. Dalam dokumen itu, Omar diidentifikasi sebagai "Ilhan Nur Said Elmi, alias Ilhan Abdullahi Omar." Namun, jaksa penuntut tidak menjelaskan alasan penggunaan nama alternatif tersebut dan dokumen itu tidak membuktikan adanya penipuan identitas.

Juru bicara Omar langsung membantah tuduhan Trump. Ia menegaskan bahwa nama yang digunakan anggota Kongres tersebut adalah nama aslinya. "Ini sama sekali tidak benar. Ilhan Omar adalah nama aslinya," kata juru bicara Omar kepada Fox News.

Sebelumnya, agen federal menggeledah rumah Omar pada 12 Oktober sebagai bagian dari penyelidikan dugaan pernyataan palsu dalam catatan imigrasi dan kewarganegaraan. Omar, yang menjadi warga negara AS pada 2000, membantah melakukan pelanggaran. Ia menilai penyelidikan tersebut digunakan pemerintahan Trump untuk mengintimidasi dirinya menjelang pemilihan paruh waktu AS pada 3 November.

Omar merupakan salah satu politikus Muslim perempuan pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres AS. Tuduhan Trump menambah tensi politik menjelang pemilu paruh waktu, di tengah penyelidikan federal yang masih berjalan terhadapnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User