KAI Groundbreaking Hunian 24 Lantai di Manggarai, Harga di Bawah Rp600 Juta

PT KAI memulai pembangunan hunian vertikal di Manggarai, Jakarta, dengan 8 tower setinggi 24 lantai dan total 3.784 unit. Proyek ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan harga di bawah Rp600 juta. BTN menyiapkan KPR dengan tenor hingga 40 tahun dan bunga tetap 6 persen. Pembangunan ditargetkan rampung pertengahan 2028.

Sep 06, 2026 - 11:49
Updated: 2 months ago
0
KAI Groundbreaking Hunian 24 Lantai di Manggarai, Harga di Bawah Rp600 Juta
KAI Groundbreaking Hunian 24 Lantai di Manggarai, Harga di Bawah Rp600 Juta

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI resmi memulai pembangunan hunian vertikal di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan. Proyek yang menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini ditandai dengan groundbreaking pada Jumat (21/8).

Hunian yang dibangun di atas lahan seluas sekitar 2,2 hektare milik KAI ini terdiri dari delapan tower setinggi 24 lantai dengan total 3.784 unit. Lahan tersebut terbagi dalam dua blok, yaitu blok G dan blok F. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan pembangunan secara keseluruhan ditargetkan berlangsung selama 18 bulan sejak groundbreaking.

"Adapun kami laporkan, saat ini kita akan melakukan groundbreaking terhadap hunian yang terjangkau di kawasan Manggarai ini yang terdiri dari dua blok, yaitu blok G, dan blok F, dengan luas total sekitar 2,2 hektare," ujar Bobby dalam acara Groundbreaking Hunian Manggarai di Lahan KAI Manggarai, Jakarta Selatan.

Rencana pengembangan mencakup 1.276 unit hunian di blok G dan 2.508 unit di blok F. Kawasan tersebut juga akan dilengkapi 150 unit ritel pendukung, masing-masing 72 unit di blok G dan 78 unit di blok F. Blok G akan terdiri dari tiga tower dengan pilihan unit mulai dari studio seluas 28 meter persegi, tipe 36 dengan dua kamar tidur, hingga tipe 45 dengan dua kamar tidur. Sementara blok F akan terdiri dari lima tower dengan pilihan tipe 36, tipe 45, hingga tipe 52 dengan tiga kamar tidur.

Hunian tersebut dirancang terhubung dengan Stasiun Manggarai melalui jalur pedestrian sepanjang sekitar 300 meter. Selain itu, kawasan ini akan dilengkapi area parkir untuk sepeda motor dan mobil agar pergerakan penghuni tidak menumpuk di Stasiun Manggarai.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan hunian Manggarai akan dipasarkan setelah seluruh legalitas, termasuk perizinan dan sertifikat, siap. BTN menargetkan pendaftaran minat pembelian dapat dibuka pada akhir bulan. Calon pembeli nantinya mendaftarkan minat terlebih dahulu sebelum memasuki tahap akad kredit.

Untuk pembiayaan, BTN menyiapkan KPR dengan tenor hingga 40 tahun dan bunga tetap 6 persen hingga lunas. Nixon mengatakan nilai hunian atau pembiayaan berada di kisaran Rp500 juta-Rp600 juta, dengan harga ditargetkan tetap di bawah Rp600 juta. "Kalau Rp500 juta-Rp600 juta cari di mana di Jakarta? Come on, tengah Jakarta. Dekat transportasi. Harga kita jagain di bawah Rp600 (juta) gitu ya. Dapat subsidi suku bunga. Dan banyak bebas-bebasnya (biaya)," ujar Nixon.

Nixon menambahkan, BTN tidak akan langsung melakukan akad KPR hanya berdasarkan pendaftaran minat. Ada tahapan pembangunan yang harus dipenuhi untuk mengurangi risiko konsumen apabila terjadi masalah dalam konstruksi. "Kita akan jaga supaya konsumennya enggak dirugikan kalau konstruksinya gagal. Kita jaga setelah berapa persen selesai baru kita akad-kan," ujarnya.

Untuk pembangunan tahap awal, BTN masih membahas pembiayaan kredit konstruksi dengan KAI Properti. Nixon menyebut pembangunan dua atau tiga tower tahap awal diperkirakan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu tahun hingga satu tahun tiga bulan. Sementara untuk KPR dengan tenor hingga 40 tahun, BTN akan mempertimbangkan usia peminjam dan perlindungan asuransi. Nixon mengatakan pola asuransi untuk tenor panjang masih dicari karena biaya perlindungan akan semakin mahal jika mengikuti tenor hingga 40 tahun.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User