16 Pemuda Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran di Jakpus dan Jaktim, Celurit hingga Katana Disita
Tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya menangkap 16 pemuda dalam upaya pencegahan tawuran di Jakarta Pusat dan Jakarta Timur pada Kamis malam hingga Jumat dini hari. Dari dua lokasi, polisi menyita sejumlah senjata tajam seperti celurit, stik golf, dan katana. Polisi mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak dan remaja, terutama pada malam hari.
Tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya bersama jajaran menangkap 16 pemuda dalam kegiatan pencegahan tawuran di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Timur. Penangkapan berlangsung pada Kamis (22/10) malam hingga Jumat dini hari.
Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo menyatakan bahwa patroli intensif tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, ketika ditemukan indikasi tawuran, anggota langsung melakukan pencegahan dan pembubaran agar tidak berkembang menjadi bentrokan yang menimbulkan korban maupun mengganggu warga.
Pengamanan pertama dilakukan di Jalan Batu Ceper, Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis malam. Petugas mengamankan delapan orang beserta barang bukti berupa tiga bilah celurit, empat unit ponsel, dan tiga unit sepeda motor.
Selanjutnya, petugas kembali mengamankan delapan pemuda di Jalan Jatiwaringin, Jakarta Timur, pada Jumat sekitar pukul 02.50 WIB. Dari lokasi kedua ini, polisi menyita barang bukti berupa dua bilah celurit, dua stik golf, satu katana, tiga unit ponsel, dan satu unit sepeda motor.
Seluruh pemuda yang diamankan beserta barang bukti langsung dibawa ke kantor kepolisian terdekat untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Polisi tidak mempublikasikan identitas pelaku yang masih di bawah umur demi melindungi hak dan kepentingan anak sesuai ketentuan hukum.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau para orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak dan remaja, terutama pada malam hari.
"Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, mari bersama-sama mencegah tawuran. Jika melihat potensi gangguan kamtibmas, segera sampaikan kepada petugas atau melalui Layanan Polisi 110," ujar Budi.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)