Ibu Mandi, Bocah 2 Tahun di Padang Pariaman Hilang Diduga Terseret Sungai

Bocah berusia dua tahun, Muhammad Helmi, dilaporkan hilang diduga terseret arus sungai di Korong Toboh Baru, Nagari Toboh Gadang Timur, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Padang Pariaman. Korban diduga jatuh ke sungai yang berjarak sekitar 20 meter dari rumahnya saat ibunya sedang mandi. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.

Oct 23, 2026 - 08:02
Updated: 8 hours ago
0
Ibu Mandi, Bocah 2 Tahun di Padang Pariaman Hilang Diduga Terseret Sungai
Ibu Mandi, Bocah 2 Tahun di Padang Pariaman Hilang Diduga Terseret Sungai

Seorang bocah berusia dua tahun, Muhammad Helmi, dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus sungai di Korong Toboh Baru, Nagari Toboh Gadang Timur, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis sore (23/10). Lokasi kejadian hanya berjarak sekitar 20 meter dari kediaman korban.

Peristiwa bermula ketika ibu korban, Ramilis, menitipkan anaknya kepada sang nenek untuk pergi mandi. Namun, setibanya di rumah, sang ibu mendapati putranya sudah tidak ada dengan kondisi pintu terbuka. Karena rumah korban sangat dekat dengan aliran sungai dan korban biasa bermain di sekitar lokasi, keluarga bersama warga langsung menduga korban terjatuh dan terseret arus.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman, Romer Makrius, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel begitu menerima laporan darurat. "Begitu mendapat informasi, kami langsung menerjunkan personel BPBD berkoordinasi dengan Basarnas Padang, TNI, Polri, pemerintah setempat, serta warga untuk bergerak ke lokasi melakukan penyisiran awal," ujarnya kepada infosumbar, Jumat (23/10/2026).

Romer menjelaskan bahwa operasi pencarian pada malam hari sempat dihentikan sementara pukul 22.00 WIB demi keselamatan tim setelah evaluasi bersama Camat, unsur nagari, dan pihak keluarga. Meski demikian, penyisiran darat di sekitar rumah dan pemantauan tepi sungai tetap dilanjutkan hingga dini hari melewati pukul 01.00 WIB.

Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan bersama warga masih berjibaku di lapangan untuk mencari korban. Saat dilaporkan hilang, korban mengenakan baju singlet berwarna merah marun dengan ciri-ciri kulit sawo matang. Pencarian terus dilakukan dengan menyisir aliran sungai dan area sekitar lokasi kejadian.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User