Air Mata Bahagia Suryani Pecah, Komisaris PLN Datang Langsung Nyalakan Listrik di Rumahnya
Ibu Suryani, warga Dusun V Kenanga, Desa Paya Perupuk, Kabupaten Langkat, tak kuasa menahan tangis saat Komisaris Independen PLN Ali Masykur Musa menyalakan listrik di rumahnya melalui program Light Up The Dream. Selama ini ia menyalur listrik dari rumah tetangga. Dua warga lain, Rudi Antoni dan Muhammad Azwar, juga menerima sambungan listrik gratis, token, dan sembako dari PLN serta YBM PLN.
Kebahagiaan luar biasa menyelimuti rumah Ibu Suryani di Dusun V Kenanga, Desa Paya Perupuk, Kabupaten Langkat. Setelah bertahun-tahun menyalur listrik dari rumah tetangga, warga tersebut akhirnya memiliki sambungan listrik sendiri. Momen bersejarah itu terjadi pada Minggu (1/11), ketika Komisaris Independen PT PLN (Persero), Prof. Dr. Ali Masykur Musa, datang langsung menyalakan listrik di rumahnya melalui program Light Up The Dream (LUTD).
Tangis haru Suryani pecah di hadapan Ali Masykur. Dengan penuh rasa syukur, ia menyampaikan terima kasih kepada insan PLN yang telah membuat keluarganya bisa menikmati listrik dari sambungan sendiri tanpa harus bergantung pada tetangga lagi. Suasana semakin mengharukan saat Ali Masykur mengajak Suryani bersama-sama menyalakan listrik di rumahnya.
"Program Light Up The Dream ini merupakan bantuan dari kawan-kawan PLN untuk masyarakat yang membutuhkan. Ayo, Ibu, dengan mengucap bismillah kita nyalakan," ujar Ali Masykur. Dengan mengucapkan basmalah, Suryani dan Ali Masykur menyalakan listrik, disambut tepuk tangan warga yang hadir.
Penyalaan listrik itu turut disaksikan Executive Vice President Pelayanan Pelanggan dan Niaga PT PLN (Persero), Raditya Hari Nugraha; General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Rizky Mochamad; serta Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Binjai, Muhammad Isra, beserta jajaran.
Kebahagiaan serupa dirasakan Rudi Antoni dan Muhammad Azwar. Ketiganya merupakan warga Dusun V Kenanga yang menerima bantuan penyambungan listrik gratis melalui program LUTD. Selain sambungan listrik, PLN juga menyerahkan bantuan token listrik dan paket sembako kepada ketiga keluarga penerima manfaat. Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, bantuan paket sembako turut disalurkan kepada 30 kepala keluarga yang membutuhkan.
Program Light Up The Dream merupakan inisiatif sosial yang bersumber dari donasi sukarela pegawai PLN untuk membantu keluarga prasejahtera yang belum memiliki sambungan listrik sendiri. General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, menyatakan bahwa kebahagiaan Suryani dan dua keluarga lainnya menjadi pengingat bahwa kehadiran listrik memiliki arti lebih besar daripada sekadar penerangan.
"Di balik setiap sambungan listrik yang kita nyalakan, ada harapan keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Hari ini, tiga keluarga akhirnya dapat menikmati listrik dari sambungan sendiri. Bagi kami, ini bukan sekadar penyambungan listrik, tetapi juga upaya membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat, mulai dari kenyamanan beraktivitas, mendukung pendidikan anak-anak, hingga meningkatkan produktivitas keluarga," ujar Rizky.
Menurut Rizky, pemerataan akses kelistrikan perlu berjalan beriringan dengan kepedulian sosial agar manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk keluarga prasejahtera. Ia juga mengapresiasi insan PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilan untuk membantu masyarakat melalui program LUTD.
"Kami ingin kehadiran PLN tidak berhenti ketika listrik berhasil dinyalakan. Melalui Light Up The Dream dan kepedulian YBM PLN, kami ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas. Energi bukan hanya tentang listrik yang mengalir ke rumah-rumah, tetapi juga tentang semangat gotong royong yang mampu menyalakan harapan dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat," tambah Rizky. Bagi Suryani, Minggu itu menjadi hari yang tak terlupakan setelah sekian lama mengandalkan sambungan listrik dari tetangga.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)