Mayapada Hospital Surabaya Mulai Bangun Tower 2, Layanan Kanker hingga Ortopedi Bakal Makin Lengkap

Mayapada Healthcare memulai pembangunan Tower 2 Mayapada Hospital Surabaya melalui groundbreaking yang dipimpin Presiden Komisaris Jonathan Tahir. Tower 9 lantai ini akan memperkuat layanan Oncology Center, SITPEC, dan Orthopedic Center, didukung teknologi seperti Digital PET-CT Scan dan operasi robotik VELYS. Ekspansi ini merespons lebih dari satu juta kunjungan pasien sejak 2021 dan memperkuat posisi Surabaya sebagai pusat rujukan medis.

Nov 04, 2026 - 12:02
Updated: 10 hours ago
0
Mayapada Hospital Surabaya Mulai Bangun Tower 2, Layanan Kanker hingga Ortopedi Bakal Makin Lengkap
Mayapada Hospital Surabaya Mulai Bangun Tower 2, Layanan Kanker hingga Ortopedi Bakal Makin Lengkap

Mayapada Healthcare resmi memulai pembangunan Tower 2 Mayapada Hospital Surabaya (MHSB) lewat seremoni peletakan batu pertama. Ekspansi ini menjadi langkah perusahaan dalam meningkatkan kapasitas sekaligus memperkuat fasilitas dan layanan unggulan rumah sakit, termasuk Oncology Center, Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC), dan Orthopedic Center yang diperkuat teknologi medis terintegrasi.

Seremoni groundbreaking dipimpin Presiden Komisaris Mayapada Healthcare Jonathan Tahir bersama Presiden Direktur & CEO Mayapada Healthcare Navin Sonthalia, serta Hospital Director Mayapada Hospital Surabaya dr. Bona Fernando, BSc, M.D., FISQua. Acara tersebut juga dihadiri Asisten Administrasi Umum Anna Fajriatin yang mewakili Wali Kota Surabaya.

Jonathan Tahir menegaskan bahwa penguatan layanan ini menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat. Menurutnya, fokus perusahaan adalah clinical outcomes dan patient experience. Setelah menghadirkan berbagai inovasi layanan sepanjang 2026, Mayapada Healthcare kini memulai pembangunan Tower 2. Ekspansi ini disebut bukan sekadar penambahan gedung, melainkan investasi untuk meningkatkan kualitas layanan medis dan memperkuat daya saing layanan kesehatan Indonesia.

Navin Sonthalia menjelaskan bahwa ekspansi dilatarbelakangi pertumbuhan pesat Mayapada Hospital Surabaya, terutama melalui layanan unggulannya. Tower 2 yang terdiri dari 9 lantai dirancang terintegrasi dengan Tower 1 agar Oncology Center, SITPEC, dan Orthopedic Center menjadi lebih komprehensif. Oncology Center akan dilengkapi layanan kedokteran nuklir dan teranostik, didukung teknologi diagnostik seperti Digital PET-CT Scan dan SPECT Scan, serta fasilitas Ruang Isolasi Radioaktif (RIRA) untuk mendukung keamanan terapi radioaktif. Pengembangan layanan juga mencakup penanganan kasus kanker kompleks melalui transplantasi sumsum tulang atau Bone Marrow Transplant (BMT).

Sementara itu, SITPEC dan Orthopedic Center akan menjadi ekosistem sports medicine dan ortopedi terintegrasi. Fasilitasnya mendukung penanganan cedera, tindakan advanced berbantuan robot, rehabilitasi, hingga peningkatan performa fisik bagi atlet, sport enthusiast, dan masyarakat umum. Menurut Navin, pengembangan ini menghadirkan layanan medis advanced yang semakin dekat bagi masyarakat Jawa Timur hingga Indonesia Timur.

dr. Bona Fernando menilai meningkatnya kepercayaan masyarakat Jawa Timur kepada MHSB menjadi motivasi untuk terus memperluas kapasitas dan meningkatkan kapabilitas medis dalam menangani berbagai kasus, termasuk kasus kompleks. Sejak beroperasi pada 2021, Mayapada Hospital Surabaya mencatat lebih dari satu juta kunjungan pasien, dengan penanganan lebih dari 15.000 kasus jantung, 14.000 kasus ortopedi, 3.000 kasus kanker, serta 2.000 kasus saraf dan otak. Kepercayaan itu juga tumbuh dari berbagai mitra perusahaan, asuransi, organisasi, hingga klub olahraga seperti Persebaya Surabaya melalui ekosistem sports medicine di layanan SITPEC.

Berbarengan dengan ekspansi fisik, MHSB memperkuat inovasi layanan penunjang, salah satunya penggunaan teknologi VELYS Robotic-Assisted Solution di Orthopedic Center. Teknologi ini dimanfaatkan pada operasi penggantian sendi lutut dengan protokol Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) untuk pemulihan lebih cepat. MHSB juga mengandalkan kolaborasi tim dokter multidisiplin melalui Tumor Board di Oncology Center dan Cardiac Board di Heart & Vascular Center, serta menerapkan patient-centered care melalui Patient Navigator di Oncology Center dan Cardiac Advisor di Heart & Vascular Center.

Pada layanan saraf dan otak, World Stroke Organization (WSO) telah mengakui MHSB sebagai stroke ready hospital. Pengakuan ini menegaskan kesiapan rumah sakit menangani kasus stroke dengan protokol internasional. MHSB juga menghadirkan Automated Vertical Parking, gedung parkir vertikal otomatis pertama di Indonesia Timur, untuk meningkatkan kemudahan, kecepatan, dan keamanan pasien selama berobat.

Pemerintah Kota Surabaya mengapresiasi ekspansi ini. Anna Fajriatin menilai pengembangan fasilitas kesehatan tersebut penting dalam mendukung posisi Surabaya sebagai pusat rujukan medis. Menurutnya, kehadiran layanan medis yang semakin lengkap diharapkan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas, sekaligus mendukung Surabaya sebagai kota tujuan rujukan layanan kesehatan bagi masyarakat Jawa Timur hingga Indonesia Timur.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User