Pengguna YouTube Indonesia Tembus 140 Juta, Nonton di TV Naik 30 Persen

Pengguna YouTube di Indonesia menembus 140 juta per bulan atau setara 89 persen populasi online. Country Director Google Indonesia Veronica Utami menyebut watch time di connected TV tumbuh 30 persen. Ekosistem YouTube menyumbang Rp8,4 triliun ke PDB 2025 dan mendukung lebih dari 190 ribu lapangan kerja.

Oct 08, 2026 - 12:02
Updated: 17 hours ago
0 0
Pengguna YouTube Indonesia Tembus 140 Juta, Nonton di TV Naik 30 Persen
Pengguna YouTube Indonesia Tembus 140 Juta, Nonton di TV Naik 30 Persen

Jumlah pengguna YouTube di Indonesia terus melonjak. Platform berbagi video milik Google itu kini menjangkau lebih dari 140 juta orang setiap bulan, angka yang setara dengan 89 persen populasi online Tanah Air.

Country Director Google Indonesia Veronica Utami mengungkapkan bahwa pola menonton masyarakat Indonesia telah bergeser. Jika dulu YouTube identik dengan perangkat mobile atau desktop, kini semakin banyak orang menikmatinya melalui televisi.

"Tahun ini sendiri kita melihat ada pertumbuhan 30 persen dari tahun ke tahun untuk watch time di connected TV," ujar Veronica dalam press briefing YouTube Festival 2026, dikutip dari Detik pada Rabu (7/10).

Menurut Veronica, peralihan kebiasaan ke layar besar itu menunjukkan bahwa YouTube bukan lagi sekadar platform untuk menggulir konten atau doom scrolling. Menonton di televisi dinilai membuat penonton lebih fokus dan terlibat secara aktif.

"Ketika orang menonton di layar besar di rumah, itu kan berarti mereka benar-benar memperhatikan, mereka engage," jelasnya.

Fenomena ini menjadikan YouTube sebagai ruang komunal bagi masyarakat Indonesia. Warga kerap berkumpul bersama untuk menyaksikan peristiwa penting atau acara besar, seperti pertandingan olahraga. Pada final FIFA ASEAN Cup 2026, channel YouTube RANS Entertainment yang menyiarkan laga tersebut mencatat rekor 4,5 juta penonton langsung secara bersamaan.

Selain sebagai pusat hiburan, YouTube juga berperan sebagai jembatan budaya dan koneksi. Platform ini membantu kreator serta musisi lokal menembus audiens internasional, seperti yang dialami Isyana Sarasvati dan No Na.

"Isyana Sarasvati kemarin dia merilis album Eklektiko dan kalau kita lihat penonton internasionalnya saja di channel-nya Isyana itu lebih dari 41 persen, hampir setengah dari penontonnya itu justru berasal dari luar negeri," papar Veronica.

Dari sisi ekonomi, ekosistem YouTube tercatat menyumbang Rp8,4 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2025 dan menopang lebih dari 190 ribu lapangan kerja. Sementara nilai kontribusi untuk 2026 masih dalam tahap studi dan akan dipaparkan dalam waktu dekat.

Veronica menambahkan, YouTube berupaya membuat platformnya semakin ramah belanja atau shoppable. Fitur seperti Commerce Media Network, program affiliate YouTube Shopping, dan product tagging dirancang agar pengguna dapat menemukan produk yang diiklankan dan bertransaksi dengan lebih mudah.

"Karena ada rasa percaya yang tinggi pada kreator YouTube, maka ketika waktunya berbelanja, consumer Indonesia juga datangnya ke YouTube," pungkas Veronica.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User