BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di 15 Wilayah Indonesia Hari Ini

BMKG memprediksi hujan sedang hingga sangat lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di 15 wilayah Indonesia pada Minggu (11/10). Meski El Nino kuat dan IOD positif membuat atmosfer cenderung kering, dinamika atmosfer regional dan lokal tetap membuka peluang hujan. Sejumlah daerah diminta waspada terhadap potensi kekeringan berkepanjangan.

Oct 11, 2026 - 00:01
Updated: 1 day ago
0 0
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di 15 Wilayah Indonesia Hari Ini
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di 15 Wilayah Indonesia Hari Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu (11/10). Hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang diprakirakan terjadi secara lokal di 15 provinsi.

Berdasarkan keterangan BMKG, kondisi atmosfer Indonesia saat ini masih dipengaruhi fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif pada Dasarian II Oktober 2026. Kombinasi kedua fenomena iklim tersebut cenderung menghambat pertumbuhan awan hujan dan mengurangi pasokan kelembapan di sebagian besar wilayah.

Meski demikian, BMKG menegaskan peluang hujan tetap terbuka akibat pengaruh dinamika atmosfer regional dan lokal. Aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial terpantau di sebagian kecil Kalimantan Utara, sementara zona perlambatan dan pertemuan angin diprakirakan terbentuk di Sumatra, Jawa bagian barat, Kalimantan, dan Papua. Suhu muka laut yang relatif hangat turut mendukung peningkatan kelembapan dan pertumbuhan awan hujan.

Adapun daftar wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Selatan. Khusus Sumatra Utara, BMKG memprediksi hujan lebat hingga sangat lebat.

Selain hujan, angin kencang juga diprakirakan melanda dua wilayah, yakni Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara. Masyarakat di daerah-daerah tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

BMKG sebelumnya melaporkan bahwa pada Dasarian I Oktober 2026, sekitar 79,65 persen wilayah Indonesia mengalami curah hujan kategori rendah dengan 0-50 mm per dasarian. Kategori menengah 50-150 mm per dasarian mencakup 19,99 persen wilayah, sedangkan kategori tinggi 150-300 mm per dasarian hanya 0,36 persen.

Memasuki Dasarian II Oktober 2026, prakiraan berubah dengan sekitar 66,09 persen wilayah diprediksi mengalami curah hujan kategori rendah, 32,67 persen kategori menengah, dan 1,24 persen kategori tinggi. Dominasi curah hujan rendah ini menunjukkan kondisi kering masih berpotensi berlanjut, terutama di daerah yang telah lama tanpa hujan.

BMKG mengingatkan bahwa meskipun hujan lokal masih mungkin terjadi, potensi kekeringan berkepanjangan perlu diwaspadai di sejumlah wilayah. Masyarakat diimbau terus memantau informasi cuaca terbaru dari sumber resmi untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem maupun kekeringan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User