Sekjen OKI Murka, Serangan Houthi ke Mekkah dan Madinah Dinilai Lecehkan Kesucian Islam
Sekretaris Jenderal OKI Ismail Ould Cheikh Ahmed mengecam keras serangan milisi Houthi dari Yaman ke Mekkah, Madinah, Taif, dan Jeddah. Ia menilai penargetan rudal balistik ke Wadi Al Maghmmas dekat Arafat menunjukkan pelaku tak menghormati tempat suci dan keselamatan warga sipil. OKI menyerukan solidaritas penuh terhadap Arab Saudi dan tindakan tegas dunia Islam.
Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) Ismail Ould Cheikh Ahmed menyampaikan kecaman keras terhadap serangan yang dilancarkan milisi Houthi dari Yaman ke sejumlah wilayah Arab Saudi, termasuk Kota Suci Mekkah dan Madinah, Taif, serta Jeddah.
Menurut Cheikh Ahmed, penargetan rudal balistik ke Wadi Al Maghmmas yang berada di dekat dataran suci Arafat menjadi bukti bahwa pelaku sama sekali tidak menghormati kesucian tempat-tempat suci maupun keselamatan warga sipil.
Pernyataan tersebut disampaikan Cheikh Ahmed melalui situs resmi OKI. Ia memperingatkan bahwa tindakan yang disebutnya keji itu berpotensi menimbulkan konsekuensi serius apabila terus berlanjut.
Cheikh Ahmed juga menekankan pentingnya dunia Islam bertindak secara kolektif. Menurutnya, sikap tegas dan bertanggung jawab diperlukan untuk mencegah milisi yang disebutnya teroris Houthi sekaligus mengakhiri praktik-praktik kriminal mereka.
Dalam kesempatan itu, ia kembali menyerukan solidaritas penuh OKI terhadap Kerajaan Arab Saudi. Dukungan tersebut mencakup segala langkah yang diambil untuk melindungi keamanan, kedaulatan, integritas wilayah, serta keselamatan warga negara dan penduduk di sana.
Cheikh Ahmed menegaskan bahwa pelanggaran terhadap kesucian tempat-tempat suci umat Islam merupakan serangan terhadap seluruh umat Muslim. Karena itu, ia menuntut sikap tegas dari komunitas internasional.
Ia juga mendesak adanya tindakan segera untuk menghentikan serangan-serangan tersebut dan meminta pertanggungjawaban para pelakunya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)