Saham RANS Terjun Bebas Pagi Ini, Nilainya Kini Jauh di Bawah Harga IPO

Saham PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) anjlok 4,90 persen ke level 97 pada perdagangan Selasa pagi, 3 November, di tengah kontroversi dan seruan boikot terhadap Raffi Ahmad. Harga saham kini berada 42,94 persen di bawah harga IPO Rp170 per saham, sementara jumlah investor turun 14,75 persen dibanding Agustus 2026.

Nov 03, 2026 - 04:02
Updated: 8 hours ago
0
Saham RANS Terjun Bebas Pagi Ini, Nilainya Kini Jauh di Bawah Harga IPO
Saham RANS Terjun Bebas Pagi Ini, Nilainya Kini Jauh di Bawah Harga IPO

Saham PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) mengalami tekanan jual cukup dalam pada perdagangan Selasa (3/11) pagi. Sekitar pukul 9.15 WIB, harga saham RANS berada di level 97, turun 5 poin atau 4,90 persen dari posisi sebelumnya di 102. Pelemahan ini terjadi saat nama Raffi Ahmad tengah terseret kontroversi yang memicu seruan boikot terhadap presenter sekaligus pemilik perusahaan tersebut.

Sepanjang sesi perdagangan, saham RANS sempat dibuka di level 101 dan menyentuh harga tertinggi 102. Namun tekanan jual kemudian menekan harga hingga ke level terendah 97. Dengan posisi tersebut, saham RANS kini berada 42,94 persen di bawah harga penawaran umum perdana (IPO) sebesar Rp170 per saham.

Aktivitas transaksi saham RANS tercatat mencapai 64,42 ribu lot dengan nilai sekitar Rp636,05 juta. Harga rata-rata transaksi berada di level 99. Meski harga melemah, data foreign flow pada 2 November 2026 menunjukkan investor asing justru melakukan pembelian bersih (net foreign buy) saham RANS sebesar Rp1,08 miliar di pasar reguler. Nilai pembelian asing tercatat Rp1,38 miliar, sedangkan penjualan Rp301,13 juta, dengan porsi transaksi asing 15,12 persen dan investor domestik mendominasi 84,88 persen.

Di sisi lain, jumlah investor RANS mengalami penurunan. Berdasarkan data registrasi pemegang saham September 2026, jumlah investor tercatat 126.253 SID, turun 21.843 SID atau 14,75 persen dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 148.096 SID. Angka itu jauh lebih rendah dibandingkan saat RANS pertama kali mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Juli 2026, ketika jumlah investornya mencapai 754.691 SID.

Kontroversi yang menyeret Raffi bermula dari kehadirannya dalam Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa 2026 pada 29 Oktober 2026. Acara tersebut menuai kritik karena diduga menjadi tandingan demonstrasi mahasiswa sehari sebelumnya. Seruan boikot pun muncul dan berdampak pada RANS Carnival di Sleman, Yogyakarta. Sejumlah pengisi acara, termasuk Tipe-X dan Guyon Waton, dilaporkan mengundurkan diri, dan sejumlah pelaku UMKM dikabarkan memilih mundur.

Menanggapi hal itu, Raffi memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyatakan hadir sebagai undangan dan tidak terlibat dalam penyusunan maupun perencanaan acara tersebut. Raffi juga mengaku tidak mengetahui secara langsung pihak penyelenggara dan peserta yang hadir. Ia menegaskan menghormati mahasiswa yang menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi pada 28 Oktober 2026 dan menyebut penyampaian pendapat merupakan hak masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User