Cuma Kirim 20 Pesan, HP Android Bisa Restart Terus-terusan hingga Tak Bisa Dipakai

Peneliti keamanan siber Mark Blaszczyk menemukan celah SMS of Death pada Android 12 ke atas yang memungkinkan peretas melumpuhkan jaringan seluler hingga membuat HP bootloop. Sekitar 20 pesan WAP Push yang dikirim diam-diam bisa memicu restart terus-menerus, bahkan berisiko bricking. Google telah merilis tambalan keamanan Oktober dan November untuk Android 14 ke atas, sementara perangkat lama yang belum diperbarui masih rentan.

Nov 03, 2026 - 04:02
Updated: 8 hours ago
0
Cuma Kirim 20 Pesan, HP Android Bisa Restart Terus-terusan hingga Tak Bisa Dipakai
Cuma Kirim 20 Pesan, HP Android Bisa Restart Terus-terusan hingga Tak Bisa Dipakai

Pengguna Android perlu waspada terhadap temuan celah keamanan baru yang diberi nama SMS of Death. Peneliti keamanan siber Mark Blaszczyk mengungkap bahwa celah ini dapat dimanfaatkan peretas untuk melumpuhkan jaringan seluler hingga membuat ponsel melakukan restart secara terus-menerus atau bootloop.

Celah tersebut ditemukan pada perangkat Android 12 ke atas di sejumlah negara. Metode serangannya merupakan pengembangan dari teknik klasik SMS of Death. Pelaku cukup mengirimkan pesan WAP Push secara diam-diam di latar belakang untuk memicu gangguan pada sistem.

Yang membuat serangan ini berbahaya, pesan masuk tidak melewati kotak masuk notifikasi standar. Pesan langsung diproses oleh kerangka kerja telepon Android tanpa sepengetahuan pemilik perangkat. Setelah diproses, layanan seluler utama pun terganggu.

Dampaknya cukup serius. Panggilan telepon yang sedang berlangsung, termasuk panggilan darurat, bisa terputus. Pengguna juga berpotensi kehilangan koneksi ke jaringan seluler untuk sementara waktu.

Jika pelaku mengirimkan sekitar 20 pesan semacam itu dalam waktu singkat, ponsel dapat mengalami bootloop dan tidak bisa masuk ke sistem secara normal. Pada kondisi terparah, perangkat berisiko mengalami bricking atau tidak bisa digunakan sama sekali.

Memulihkan ponsel dari kondisi tersebut tidak mudah. Pengguna sering kali membutuhkan bantuan teknisi khusus atau harus menghubungkan perangkat ke komputer untuk menghapus berkas sistem yang rusak secara manual.

Pengujian mengonfirmasi bahwa celah ini berdampak pada sejumlah perangkat populer, termasuk Google Pixel dan Samsung Galaxy. Menanggapi temuan itu, Google mengembangkan tambalan keamanan yang disertakan dalam pembaruan Oktober dan November untuk perangkat dengan Android 14 ke atas.

Pembaruan tersebut memungkinkan sistem mengenali pesan berbahaya dan langsung menghapusnya sebelum sempat diproses oleh telephony framework. Namun, ponsel lama yang masih memakai versi Android lawas dan belum mendapat tambalan tetap rentan. Pengguna disarankan segera memperbarui sistem operasi perangkat untuk menghindari gangguan jaringan seluler maupun risiko ponsel tidak bisa digunakan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User