Polda Metro Jaya Bongkar Dugaan Mahasiswa Sewaan di Acara Sumpah Pemuda, Janji Beri Sanksi

Polda Metro Jaya mengaudit dan menginvestigasi kemunculan 'mahasiswa sewaan' berjas almamater dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda. Polisi membantah terlibat sebagai penyelenggara dan berjanji menyampaikan hasil penyelidikan serta memberi sanksi kepada pihak yang bertanggung jawab.

Nov 04, 2026 - 08:02
Updated: 8 hours ago
0
Polda Metro Jaya Bongkar Dugaan Mahasiswa Sewaan di Acara Sumpah Pemuda, Janji Beri Sanksi
Polda Metro Jaya Bongkar Dugaan Mahasiswa Sewaan di Acara Sumpah Pemuda, Janji Beri Sanksi

Polda Metro Jaya tengah melakukan audit dan investigasi mendalam terkait munculnya narasi dan keberadaan 'mahasiswa sewaan' yang mengenakan jas almamater dalam kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa pihak kepolisian maupun penyelenggara tidak mengetahui keberadaan kelompok tersebut dalam jajaran peserta.

"Makanya, ini kita audit dan investigasi didalami, kenapa mahasiswa bayaran tadi dalam tanda kutip bisa berada di situ menggunakan jas almamater. Kepolisian, penyelenggara pastinya tidak ingin, tidak mengetahui bahwa ada mahasiswa sewaan tadi," ujar Budi Hermanto di Jakarta, Rabu.

Budi menjelaskan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda sejatinya melibatkan berbagai elemen pemuda dari pelbagai latar belakang, bukan terbatas pada kelompok mahasiswa saja. "Namanya, Sumpah Pemuda kan tidak harus mahasiswa. Seluruh pemuda boleh melaksanakan. Nanti saya kasih buktinya, ada penyanyi yang dari Ambon, ada FBR (Forum Betawi Rempug)," katanya.

Ia juga meluruskan tuduhan di media sosial dan memastikan pihak kepolisian tidak bertindak sebagai penyelenggara acara (Event Organizer/EO) dalam kegiatan tersebut. "Ya pastinya ada EO sendiri lah, tidak mungkin kita yang mengurus," kata Budi.

Polda Metro Jaya berjanji akan menyampaikan hasil penyelidikan secara transparan dan komprehensif kepada publik setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilakukan, termasuk memberikan sanksi tegas kepada pihak yang bertanggung jawab. "Setelah itu komprehensif, paripurna, kami akan sampaikan pasti. Dan siapa yang bertanggung jawab terhadap itu pasti akan ada sanksinya," ujar Budi.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait pemberitaan yang beredar mengenai pelaksanaan Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya di depan Pos Polisi (Pospol) Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis (29/10).

"Atas nama Polda Metro Jaya, kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat. Kami memahami kegiatan tersebut menimbulkan beragam tanggapan, dan setiap kritik yang disampaikan, kami terima dengan lapang dada untuk menjadi evaluasi," kata Budi Hermanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (31/10).

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User