Kremlin Buka Suara: Putin Siap Angkat Telepon Zelensky, Perundingan Awal Diusulkan Libatkan AS
Kremlin menegaskan Presiden Rusia Vladimir Putin tidak pernah menolak berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Penasihat Kremlin Yuri Ushakov menyatakan Putin akan menjawab jika Zelensky menelepon. Rusia juga mengusulkan putaran awal perundingan digelar dalam format trilateral yang melibatkan Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat.
Kremlin memastikan Presiden Rusia Vladimir Putin tidak pernah menolak untuk berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Pernyataan ini disampaikan penasihat Kremlin, Yuri Ushakov, pada Minggu (1/11), seperti dikutip kantor berita Interfax dan Reuters.
Menurut Ushakov, Putin akan merespons jika Zelensky menghubunginya untuk membahas konflik antara kedua negara. "Saya kira dia tentu akan menjawab. Putin tidak pernah menolak pembicaraan," ujar Ushakov.
Pernyataan tersebut muncul di tengah upaya mencari penyelesaian atas perang Rusia-Ukraina yang hingga kini belum menemukan titik akhir. Kremlin membuka kemungkinan komunikasi langsung antara kedua pemimpin negara.
Selain itu, Ushakov juga membeberkan pandangan Kremlin mengenai format perundingan berikutnya untuk mengakhiri konflik. Rusia menginginkan putaran awal perundingan digelar dalam format trilateral yang melibatkan Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat (AS).
Saat ditanya apakah negara-negara Eropa perlu dilibatkan dalam negosiasi, Ushakov menyatakan bahwa Rusia saat ini memiliki jalur komunikasi dengan Washington. "Kami memiliki kontak kerja dengan pihak Amerika. Oleh karena itu, tentu saja masuk akal jika setidaknya putaran pertama perundingan digelar dalam format trilateral," jelasnya.
Pernyataan itu mengindikasikan bahwa Rusia menginginkan AS terlibat langsung dalam tahap awal pembicaraan. Sementara itu, keterlibatan negara-negara Eropa belum menjadi bagian dari format yang diusulkan Kremlin.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)