Demo Gen Z di Jerman Berujung Rusuh, Toko Senjata dan Parfum Jadi Sasaran Penjarahan

Demonstrasi besar-besaran Gen Z di Jerman berakhir ricuh di Frankfurt pada Sabtu (31/10). Massa bertopeng menjarah toko senjata, sepatu olahraga, dan parfum. Polisi menangkap satu pelaku dan menyita dua senjata. Menteri Dalam Negeri Hesse Roman Poseck menyebut sekitar 100 ekstremis sayap kanan menyusup dan memicu kerusuhan. Aksi serupa juga terjadi di Berlin, Hamburg, Cologne, dan Bonn dengan berbagai bentuk kekerasan terhadap petugas.

Nov 01, 2026 - 04:02
Updated: 9 hours ago
0
Demo Gen Z di Jerman Berujung Rusuh, Toko Senjata dan Parfum Jadi Sasaran Penjarahan
Demo Gen Z di Jerman Berujung Rusuh, Toko Senjata dan Parfum Jadi Sasaran Penjarahan

Gelombang demonstrasi besar-besaran yang digelar generasi muda atau Gen Z di sejumlah kota di Jerman berakhir ricuh pada Sabtu (31/10). Di Frankfurt, sekelompok orang bertopeng menjarah sejumlah toko, termasuk toko senjata, saat kerusuhan pecah setelah aksi unjuk rasa berlangsung sejak pagi hingga sore.

Aksi demonstrasi tersebut menuntut perbaikan sistem pendidikan, biaya hidup yang lebih terjangkau, hingga peningkatan layanan kesehatan. Namun, situasi mulai memanas pada petang hari ketika kerusuhan meluas. Polisi menyatakan telah menangkap satu pelaku penjarahan dan menyita dua senjata dari lokasi kejadian.

Menurut media lokal, selain toko senjata, toko sepatu olahraga dan toko parfum juga menjadi sasaran penjarahan. Kepolisian setempat menggambarkan kerusuhan yang terjadi sangat hebat, dengan jendela-jendela sejumlah toko dihancurkan dan bom molotov dilemparkan ke arah petugas darurat.

Menteri Dalam Negeri Negara Bagian Hesse, Roman Poseck, menuding sekitar 100 ekstremis sayap kanan menyusup ke dalam demonstrasi di Frankfurt sehingga memicu kerusuhan. "Sungguh memalukan bagaimana acara di Frankfurt ini berakhir," ujar Poseck seperti dikutip AFP.

Kerusuhan tidak hanya terjadi di Frankfurt. Aksi serupa juga dilaporkan di Berlin, Hamburg, Cologne, dan Bonn. Di Berlin, beberapa kelompok melempari polisi dengan telur dan botol pada malam hari. Di Bonn, sejumlah polisi terluka akibat bentrokan dengan kelompok-kelompok tersebut.

Sementara itu, di Hamburg dan Cologne, massa menargetkan petugas layanan darurat dengan kembang api, batu, dan botol. Polisi terpaksa menembakkan meriam air untuk menertibkan massa yang bertindak anarkis.

Gelombang demonstrasi sendiri tengah melanda sejumlah negara di Eropa, mulai dari Prancis hingga Italia. Mayoritas tuntutan mereka nyaris seragam, yakni perbaikan sistem pendidikan hingga peningkatan kesejahteraan warga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User