Iuran Cuma Rp16.800, Ade Rezki Pratama Ajak Warga Agam Segera Daftar BPJS Ketenagakerjaan
Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama mendorong warga Matua Hilia, Kabupaten Agam, menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ia menyoroti premi hanya Rp16.800 per bulan dan menawarkan bantuan iuran bulan pertama Rp8.400. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bukittinggi menyebut pendaftaran warga Matua Hilia masih sangat rendah.
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra, Ade Rezki Pratama, menggelar sosialisasi program perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan di Labungan, Nagari Matua Hilia, Kecamatan Matua, Kabupaten Agam, Kamis (22/10/2026). Dalam kegiatan itu, ia mengajak masyarakat setempat untuk segera mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Ade menegaskan bahwa perlindungan sosial diperlukan oleh semua profesi, bukan hanya pekerja formal. Tukang ojek, petani, pekebun, penjahit, hingga pekerja sektor lain disebutnya memiliki risiko kecelakaan kerja yang bisa terjadi kapan saja, mulai dari berangkat kerja, saat beraktivitas, sampai kembali ke rumah.
Menurut Ade, salah satu daya tarik program ini adalah besaran iuran yang dinilai sangat terjangkau. Ia menyebut premi BPJS Ketenagakerjaan hanya Rp16.800 per bulan, dan pada kesempatan sosialisasi tersebut masyarakat mendapat potongan 50 persen.
Dengan iuran yang ringan, peserta dapat memperoleh perlindungan menyeluruh, termasuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Ade berharap sosialisasi ini meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya jaminan sosial, tidak hanya untuk keamanan pekerja tetapi juga ketenangan keluarga jika terjadi kecelakaan kerja atau kejadian tak terduga.
Sebagai wakil rakyat, Ade menyatakan komitmennya mendukung kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan pekerja. Ia juga mengapresiasi peran BPJS Ketenagakerjaan yang terus aktif menyosialisasikan program kepada masyarakat, terutama pekerja di sektor informal yang rentan terhadap berbagai risiko.
Untuk mendorong partisipasi, Ade menawarkan bantuan iuran bagi peserta yang mengikuti program ini. "Untuk peserta yang ikut program ini, saya akan bantu iuran bulan pertama Rp 8.400," ujarnya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bukittinggi, Iddial Caniago, mengungkapkan bahwa dari 3.000 warga Matua Hilia, jumlah yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan masih sangat rendah. Karena itu, ia mengajak masyarakat segera mendaftar dan memanfaatkan berbagai keuntungan yang diperoleh dari program tersebut.
Program perlindungan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup pekerja dan memberikan jaminan sosial yang layak, khususnya bagi mereka yang bekerja di sektor informal. Ade juga berharap seluruh elemen masyarakat, terutama di Sumatera Barat, memanfaatkan program ini demi kesejahteraan dan keselamatan bersama.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)