IHSG Berpotensi Lanjut Melemah, Analis Beberkan Level Support dan Saham Pilihan Hari Ini
IHSG diproyeksi masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan Selasa (13/10) setelah ditutup melemah 2,59 persen ke level 5.936. Analis MNC Sekuritas memperkirakan indeks bergerak ke rentang 5.850-5.911, sementara Binaartha Sekuritas melihat peluang rebound setelah menyentuh level 5.850. Sejumlah saham rekomendasi turut disorot.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan Selasa (13/10). Proyeksi ini muncul setelah indeks ditutup melemah di bawah level 6.000 pada perdagangan sebelumnya, Senin (12/10) sore.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG masih rawan melanjutkan koreksi dalam jangka pendek. Menurutnya, posisi indeks saat ini berada pada bagian wave v dari wave c dari wave [y] pada label hitam.
"Posisi IHSG diperkirakan berada pada bagian wave v dari wave c dari wave [y] pada label hitam, sehingga berpotensi melanjutkan koreksi ke rentang 5.850-5.911," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.887 dan 5.744, dengan resistance di level 6.216 dan 6.296. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BRMS, JPFA, MBMA, ANTM, dan XISI.
Pandangan berbeda datang dari Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova. Ia memperkirakan indeks saham mulai mendekati target koreksi di level 5.850 dan berpeluang mengalami rebound setelah area support tersebut tercapai.
"Setelah menyentuh level 5.850, IHSG diperkirakan berpeluang rebound untuk memulai fase pemulihan jangka pendek," ujar Ivan.
Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 5.850, 5.768, dan 5.607, serta resistance 6.128, 6.237, 6.432, dan 6.552. Ia merekomendasikan saham BBRI, MBMA, dan TLKM.
Sebelumnya, IHSG ditutup di bawah level 6.000 pada perdagangan Senin (12/10) sore. Indeks saham melemah 157,61 poin atau minus 2,59 persen dari perdagangan sebelumnya ke level 5.936.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp13,66 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 62,14 miliar saham. Pada penutupan kemarin, 114 saham menguat, 602 saham terkoreksi, dan 77 saham stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)