ID Food Minta Pemerintah Bangun Cold Storage Raksasa, Harga Ayam Bisa Stabil Setahun
ID Food mengusulkan pembangunan cold storage berskala besar di tujuh lokasi, termasuk Lampung, Jakarta, Surabaya, Bitung, dan Makassar. Direktur Utama ID Food Ghimoyo menilai fasilitas ini penting untuk menjaga rantai pasok tetap murah serta menstabilkan harga pangan, terutama ayam, yang bisa disimpan hingga enam bulan sampai setahun sebelum dilepas saat harga naik.
ID Food, BUMN yang bergerak di sektor pangan, mendorong pemerintah membangun fasilitas pendingin atau cold storage berskala besar. Usulan itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama ID Food Ghimoyo dengan menyoroti tujuh lokasi pembangunan, antara lain Lampung, Jakarta, Surabaya, Bitung, dan Makassar.
Menurut Ghimoyo, keberadaan cold storage berkapasitas besar menjadi kunci agar rantai pasok pangan tetap efisien dan harga di pasaran tidak bergejolak. Ia menekankan fasilitas tersebut dibutuhkan untuk menjaga pasokan tetap murah sekaligus membuat harga lebih stabil.
"Kita butuh cold storage berskala besar untuk menjaga rantai pasok ini tetap murah dan pasokan dan harga lebih stabil," ujar Ghimoyo dalam acara Agrifood Forum 2026 di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin (19/10).
Salah satu komoditas yang menjadi perhatian adalah ayam. Ghimoyo menjelaskan, dengan cold storage berskala besar, ayam dapat disimpan dalam waktu lama, yakni sekitar enam bulan hingga satu tahun. Masa simpan yang panjang itu memungkinkan ID Food melakukan intervensi ketika harga ayam di pasaran mengalami lonjakan maupun penurunan.
"Kita simpan, jadi bisa tahan enam bulan (sampai) setahun, nanti kita lepas saat stabilisasi harga, pada saat harga naik," kata Ghimoyo.
Usulan ini muncul dalam gelaran Agrifood Forum 2026 yang mengangkat tema "Swasembada Protein & Peluang Pangan Global". Forum tersebut mempertemukan sejumlah menteri, pejabat pemerintah, dan pimpinan BUMN untuk membahas penguatan swasembada protein, ketahanan pangan, serta peluang meningkatkan daya saing industri pangan Indonesia di pasar global.
Rangkaian acara terbagi dalam tiga sesi utama. Sesi pertama bertajuk "Protein untuk Indonesia", dilanjutkan keynote speech dan diskusi bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan, serta panel ketiga bertajuk "Dari Swasembada ke Daya Saing Pangan".
Melalui forum ini, CNN Indonesia menghadirkan ruang dialog lintas sektor untuk membahas strategi memperkuat kemandirian pangan nasional sekaligus mendorong industri pangan Indonesia semakin kompetitif di pasar global.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)