Eisenkot Bongkar Siasat Netanyahu Soal Pemilu Ulang Israel, Sebut Upaya Curang yang Gagal Total

Gadi Eisenkot menilai upaya Benjamin Netanyahu dan Partai Likud memaksakan pemilu ulang Israel sebagai langkah tercela yang gagal total. Ia menyebut hasil pemilu Knesset ke-26 sudah tegas, sementara tuduhan campur tangan Qatar dibantah dan dinyatakan tak terbukti. Blok Netanyahu meraih 53 kursi, oposisi 48 kursi, dan partai Arab 19 kursi, tanpa ada yang mencapai mayoritas 61 kursi.

Nov 02, 2026 - 08:02
Updated: 1 day ago
0
Eisenkot Bongkar Siasat Netanyahu Soal Pemilu Ulang Israel, Sebut Upaya Curang yang Gagal Total
Eisenkot Bongkar Siasat Netanyahu Soal Pemilu Ulang Israel, Sebut Upaya Curang yang Gagal Total

Pemimpin Partai Yashar yang juga tokoh koalisi oposisi, Gadi Eisenkot, mengungkap motif di balik langkah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang berupaya menggiring pemilu ulang di Israel. Menurut Eisenkot, manuver Netanyahu bersama Partai Likud untuk mendiskreditkan hasil pemilu pekan lalu telah gagal total.

Dalam unggahannya di akun media sosial X, Eisenkot menyebut upaya tersebut sebagai tindakan tercela dan jahat. Ia menilai langkah itu sebagai bentuk penolakan terhadap hasil pemilihan, penentangan terhadap kehendak publik, sekaligus upaya mencemarkan nama baik suatu komunitas dan menyeret Israel ke dalam pemilu baru.

"Hanya seseorang yang menyadari bahwa dirinya telah kalah yang akan tega melancarkan kampanye delegitimasi sekasar itu, bahkan dengan risiko merusak lebih jauh kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga negara," kata Eisenkot seperti dikutip dari pernyataannya.

Eisenkot menegaskan bahwa hasil pemilu untuk Knesset atau Parlemen Israel ke-26 sudah tegas dan jelas. Ia pun menyambut baik pernyataan Ketua Komite Pemilihan Umum Pusat, Hakim Noam Sohlberg, yang menegaskan integritas proses pemungutan suara.

"Abaikan kebisingan dan manuver politik yang berubah setiap jam. Rakyat adalah pemegang kedaulatan, dan mereka telah bersuara: Pemerintahan yang gagal ini tidak memiliki mayoritas dan telah kalah dalam pemilihan," ujarnya.

Di sisi lain, Netanyahu dan Partai Likud menuding adanya campur tangan Qatar melalui pendanaan yang ditujukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih Arab serta memengaruhi hasil pemilihan. Likud mengeklaim memiliki rekaman dan materi lain yang mendokumentasikan penyuapan, termasuk uang tunai dan voucer bahan bakar, yang ditawarkan sebagai imbalan atas suara, dan menyebut dugaan itu sebagai pencurian pemilu. Namun, partai tersebut belum memublikasikan bukti yang menunjukkan campur tangan Qatar atau kecurangan pemilu secara meluas.

Qatar pada Kamis menepis tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai kampanye disinformasi baru yang bertujuan menyeret negara itu ke dalam perselisihan politik internal Israel. Pemimpin United Arab List, Mansour Abbas, juga membantah adanya upaya memengaruhi pemilu secara ilegal melalui pendanaan asing.

Sebelumnya pada Minggu, Sohlberg menyatakan bahwa pemungutan suara telah berlangsung dengan semestinya dan hasilnya mencerminkan kehendak para pemilih. Harian Israel Yedioth Ahronoth mengutip pernyataannya yang menyebut klaim bahwa materi dan bukti yang ada dapat menimbulkan keraguan terhadap hasil pemilu secara keseluruhan sebagai tidak benar. Ia menegaskan bahwa potensi penyimpangan dan kecurigaan tengah diperiksa, tetapi seandainya pun terbukti, hal itu tidak akan merusak integritas pemilu secara keseluruhan maupun hasilnya. Pernyataan itu disampaikan di hadapan kepala Shin Bet, David Zini, dan Jaksa Agung Gali Baharav Miara.

Setelah seluruh suara dihitung, blok Netanyahu mengamankan 53 kursi di Knesset yang beranggotakan 120 orang, sementara kubu oposisi yang dipimpin Eisenkot memperoleh 48 kursi, dan partai-partai Arab meraih 19 kursi. Tidak satu pun dari blok utama tersebut mencapai 61 kursi yang diperlukan untuk membentuk mayoritas pemerintahan. Menurut komite pemilihan umum, tingkat partisipasi pemilih mencapai 77,9 persen, angka tertinggi sejak tahun 1999.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User