7 UMKM Binaan Pertamina Raup Rp121 Juta di Forum ASCOPE Bali, Produk Daur Ulang Jadi Incaran Delegasi
Tujuh UMKM binaan Pertamina memperkenalkan produk mereka di ajang The 51st ASCOPE 2026 di Bali dan berhasil meraup penjualan lebih dari Rp121 juta. Produk fesyen berkelanjutan EconiQ menjadi salah satu yang paling diminati, bahkan seorang pengunjung asal Timor Leste memborong 11 pouch sekaligus.
Sebanyak tujuh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Pertamina mendapat kesempatan memperkenalkan produk mereka kepada delegasi internasional dalam ajang The 51st ASEAN Council on Petroleum and Energy (ASCOPE) 2026 yang berlangsung di Bali pada 26-28 Oktober 2026. Dari ajang tersebut, para UMKM berhasil membukukan penjualan lebih dari Rp121 juta.
Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyebut ada tujuh UMKM yang diboyong perseroan ke forum itu, yakni Toosi Coffee dan Gangga Coffee untuk produk makanan dan minuman, EconiQ dan Puspa Mega Silver untuk kerajinan, Pertenunan Astini untuk wastra, Haluan Bali untuk fesyen, serta Bali Pure untuk produk perawatan tubuh.
"Partisipasi ini merupakan bagian dari upaya Pertamina memperkenalkan produk lokal kepada peserta forum internasional, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar dan jejaring bisnis," ujar Baron kepada CNNIndonesia.com, Kamis (29/10).
Baron berharap interaksi para pelaku UMKM dengan peserta dari mancanegara tidak berhenti setelah acara selesai, melainkan berlanjut menjadi kerja sama. Ia memastikan UMKM binaan akan terus diberi kesempatan tampil di berbagai kegiatan Pertamina untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan penjualan, dengan mempertimbangkan kesesuaian produk serta karakteristik pasar yang dituju.
Salah satu peserta, EconiQ, membawa 20 produk fesyen berkelanjutan ke ASCOPE 2026. Produk tersebut antara lain Pertamina Upcycled Uniforms Set, koleksi Patchwork berupa handbag, loop bag, dan shoulder bag, Tropis Etnik Tote, Kela Mini Backpack, Rattan Tote Bag, Heritage Rattan Bag, hingga sejumlah koleksi tas dan pouch lainnya.
Founder EconiQ Dian Susanti mengatakan capaian penjualan selama pameran menjadi kesempatan memperkenalkan produk hasil daur ulang ke pasar lebih luas, meningkatkan brand awareness, serta menjalin koneksi dengan calon pelanggan dan mitra bisnis. Menurutnya, kegiatan ini juga memberi insight mengenai minat pasar terhadap produk ramah lingkungan.
Produk yang paling diminati antara lain Pertamina Upcycled Uniforms Set, Pouch Rupa Baru, Singbag Men 90's Collection, Sling Bag Men Collection, Purse for Men, dan Kela Mini Backpack. Dian bercerita, seorang pengunjung asal Timor Leste bahkan langsung memborong 11 buah Pouch Rupa Baru sekaligus, sebuah momen yang dinilainya membanggakan karena karya daur ulang mereka diapresiasi pembeli mancanegara.
Dian juga mengungkapkan respons positif Pertamina terhadap produk daur ulang berbahan seragam bekas perusahaan pelat merah tersebut. Pertamina bahkan memesan produk itu untuk dibawa ke Turki sekaligus melakukan pemesanan khusus untuk acara Pertamuda. Baron menegaskan Pertamina berkomitmen mendukung UMKM binaan agar terus berkembang dan naik kelas melalui pendampingan, peningkatan kualitas produk, serta perluasan promosi secara berkelanjutan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)