Trump Tawarkan Rp1,8 Miliar bagi Pelapor Kecurangan Pemilu, Janji Dibayar Setelah Pelaku Dihukum
Presiden AS Donald Trump menjanjikan hadiah US$1 juta atau sekitar Rp1,8 miliar bagi siapa pun yang melaporkan kecurangan pemilih menjelang pemilu sela. Ia menyatakan pembayaran dilakukan setelah pelaku penipuan ditangkap dan dihukum, namun tidak merinci sumber dana. Trump juga dikenal kerap menjanjikan hadiah uang menjelang pemilu.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuat pernyataan mengejutkan menjelang pemilu sela (midterm elections). Kali ini, ia menjanjikan hadiah uang sebesar US$1 juta atau sekitar Rp1,8 miliar bagi siapa saja yang memberikan informasi mengenai kecurangan pemilih (voter fraud).
Janji tersebut disampaikan Trump melalui akun Truth Social miliknya. "Siapa pun yang melaporkan masalah kecurangan pemilih pada pemilu lalu atau pemilu paruh waktu 2026 mendatang, akan dibayar sebesar US$1 juta setelah penangkapan dan hukuman terhadap mereka yang menciptakan penipuan!" tulis Trump, seperti dikutip AFP.
Meski demikian, Trump tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai bagaimana hadiah uang itu akan didanai atau dikelola. Pernyataan ini muncul menjelang pemilu sela AS yang dijadwalkan pada 3 November mendatang.
Sejumlah jajak pendapat menunjukkan Partai Demokrat unggul, sementara Partai Republik yang dipimpin Trump harus berjuang keras untuk mempertahankan kendali di Kongres. Kemenangan Partai Demokrat akan menjadi ancaman serius bagi agenda Trump dan dapat membuat pemerintahannya menghadapi penyelidikan kongres selama dua tahun terakhir masa jabatannya.
Trump sebelumnya telah berulang kali melontarkan tuduhan tidak berdasar tentang kecurangan pemilu. Berbagai penelitian secara konsisten menemukan bahwa kecurangan dalam pemilu, terutama yang dilakukan oleh warga negara asing, sangat jarang terjadi. Tindakan tersebut juga sudah merupakan pelanggaran hukum dalam pemilu federal.
Bukan kali ini saja Trump menjanjikan hadiah uang kepada masyarakat AS. Sebelumnya, ia pernah menjanjikan hadiah sebesar US$5.000 kepada setiap warga AS dewasa jika Partai Republik memenangkan suara di pemilu sela. Trump juga sempat mengaitkan kompensasi bagi veteran yang sakit akibat air terkontaminasi di Pangkalan Militer Carolina Utara dengan kemenangan Partai Republik.
Janji-janji tersebut menuai beragam reaksi, namun Trump tampaknya terus menggunakan strategi populis untuk menarik dukungan menjelang pemilu sela. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai mekanisme pembayaran hadiah yang dijanjikan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)