Rangkaian Kriminal Jakarta: Tawuran Maut di Kebon Jeruk hingga Operasi Narkoba di Berlan
Sejumlah peristiwa kriminal mewarnai Jakarta pada Selasa (27/10), mulai dari sopir taksi online yang tewas saat mengisi daya mobil, penggerebekan narkoba di Berlan yang menangkap delapan orang, laporan penipuan oleh influencer, hingga tawuran antarkelompok di Kebon Jeruk yang menewaskan satu orang. Polda Metro Jaya juga memperkuat layanan aduan masyarakat via WhatsApp.
Jakarta kembali diwarnai berbagai peristiwa kriminal pada Selasa (27/10). Mulai dari tewasnya seorang sopir taksi online saat mengisi daya kendaraan, penggerebekan jaringan narkoba, laporan penipuan yang melibatkan seorang influencer, hingga tawuran antarkelompok yang merenggut korban jiwa. Berikut rangkuman beritanya.
Seorang sopir taksi online berinisial MS (46) ditemukan meninggal dunia saat mengisi daya mobil listriknya di lahan parkir diler di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat. Panit Laka Lantas Polres Jakarta Barat, Ipda Deddy Mohammadi, menyatakan pihaknya menerima laporan insiden tersebut sekitar pukul 10.00 WIB. "Korban jatuh saat menunggu charge mobilnya, pengemudi Grab Car," ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta.
Di lokasi terpisah, Polda Metro Jaya bersama tim gabungan menggelar operasi pemberantasan narkoba di Kampung Berlan, Matraman, Jakarta Timur. Dalam operasi itu, polisi menangkap delapan orang. Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan di lokasi tersebut. "Kita dari gabungan baik Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan operasi terkait dengan narkoba di Kampung Berlan, Matraman, Jakarta Timur. Di lokasi tersebut kita mengamankan delapan orang," kata Bismo di lokasi.
Sementara itu, seorang pengusaha berinisial AS alias S (39) melaporkan influencer Ayu Aulia (AA) ke Polres Metro Jakarta Barat atas dugaan penipuan bermodus mencari investor. Kerugian yang dialami AS mencapai Rp95 juta. Dana tersebut digelontorkan secara bertahap sejak September hingga Oktober 2026. "Kerugian saya itu total mencapai 95 juta dan sudah saya laporkan ke Polres Jakbar," ujar AS kepada wartawan di Jakarta.
Peristiwa lain terjadi di Jalan Salman, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, di mana tawuran antarkelompok menyebabkan satu orang tewas. Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Sobari membenarkan kejadian tersebut, namun belum merinci kronologinya. "Iya benar (ada satu orang tewas). LP-nya sudah ditarik oleh Polres, ditangani di Polres," ungkap Sobari saat dihubungi ANTARA di Jakarta.
Di sisi lain, Polda Metro Jaya terus memperkuat mekanisme penanganan pengaduan masyarakat melalui layanan WhatsApp Aduan Kapolda. Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto berharap layanan digital ini dapat membantu menyelesaikan berbagai persoalan warga sekaligus memperkuat pengawasan terhadap kinerja personel di lapangan. "Kami optimistis melalui alur kerja pengaduan masyarakat ini, berbagai persoalan yang dikeluhkan dapat diselesaikan sekaligus menjadi wujud komunikasi Polda Metro Jaya dengan masyarakat. Di sisi lain, mekanisme ini juga diharapkan memberikan efek jera bagi personel yang tidak bekerja sesuai SOP," kata Dadang di Jakarta.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)