BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Ekstrem di Sejumlah Daerah, Cek Daftar Wilayahnya
BMKG memprediksi hujan sedang hingga ekstrem melanda sejumlah wilayah Indonesia pada Rabu (28/10). Jawa Barat berpotensi hujan sangat lebat hingga ekstrem, sementara Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Tengah, DIY, dan sejumlah daerah lain diperkirakan mengalami hujan lebat. BMKG juga mencatat musim kemarau tahun ini dipengaruhi El Nino kuat dan IOD Positif, dengan musim hujan mulai November.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca harian yang menunjukkan sejumlah wilayah Indonesia berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem pada Rabu (28/10). Peringatan ini muncul di tengah masa peralihan menuju musim hujan yang diperkirakan mulai berlangsung pada November mendatang.
Menurut BMKG, periode kekeringan panjang selama musim kemarau tahun ini dipengaruhi oleh El Nino yang sangat kuat serta IOD Positif. Meski demikian, sejumlah wilayah diprediksi akan didominasi curah hujan berkategori rendah hingga menengah selama sepekan ke depan.
Prakiraan cuaca Dasarian I November 2026 memperlihatkan bahwa 77 persen wilayah Indonesia akan mengalami hujan dengan intensitas kategori menengah, yakni 50 hingga 150 milimeter per dasarian. Curah hujan kategori menengah ini diprediksi mendominasi Sumatera, Kalimantan, Papua, serta sebagian Jawa dan Sulawesi.
Sementara itu, curah hujan kategori rendah diperkirakan terjadi di sebagian Lampung, Banten, DKI Jakarta, pesisir utara Jawa, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, serta sebagian Sulawesi dan Maluku.
BMKG juga mencermati aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang diperkirakan memengaruhi sebagian besar wilayah Indonesia bagian barat dan selatan dalam sepekan ke depan. Selain MJO, terdapat aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial dan Gelombang Mixed Rossby-Gravity di bagian barat, serta Gelombang Kelvin di bagian utara.
Kombinasi aktivitas MJO dan gelombang atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan, terutama di wilayah dengan pemusatan massa udara dan didukung kondisi atmosfer yang labil. Tak hanya itu, sirkulasi siklonik yang diperkirakan terbentuk di Laut Andaman dan Samudra Pasifik sebelah utara Papua Barat Daya juga berpotensi memengaruhi pola angin regional.
Dinamika atmosfer dan sistem sirkulasi itu berpotensi membentuk daerah perlambatan dan pertemuan angin di sekitar pusat sirkulasi, sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan konvektif yang dapat memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Berdasarkan daftar yang dirilis BMKG, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem adalah Jawa Barat. Adapun hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Aceh.
Sementara itu, hujan sedang hingga lebat diperkirakan melanda Aceh, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua. BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang di wilayah Papua Pegunungan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)