Trump Sebut Iran Bisa Hancurkan Los Angeles, Gubernur California Newsom Murka

Gubernur California Gavin Newsom mengecam pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Iran bisa menghancurkan Los Angeles atau San Diego. Newsom mengaitkan komentar itu dengan pengerahan Garda Nasional dan Marinir ke California. Sementara itu, demo pelajar SMA di Prancis menuntut perbaikan fasilitas sekolah, dan Rabbi Haredi Israel Dov Lando menyatakan wilayahnya lebih baik dipimpin orang Arab.

Oct 08, 2026 - 00:01
Updated: 1 day ago
0 0
Trump Sebut Iran Bisa Hancurkan Los Angeles, Gubernur California Newsom Murka
Trump Sebut Iran Bisa Hancurkan Los Angeles, Gubernur California Newsom Murka

Gubernur California Gavin Newsom melontarkan kemarahan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Kemarahan itu dipicu pernyataan Trump yang menyebut Iran bisa menghancurkan Los Angeles atau San Diego. Newsom menilai komentar tersebut tidak lepas dari pengerahan pasukan ke California yang baru-baru ini dilakukan.

"Setelah mengirim Garda Nasional dan Marinir untuk menduduki California, Donald Trump sekarang mengatakan musuh asing kita harus menghancurkan Los Angeles dan San Diego," ujar Newsom melalui akun X pada Senin (5/10).

Pernyataan Newsom menjadi sorotan internasional pada Rabu (7/10), bersamaan dengan sejumlah peristiwa lain yang menarik perhatian dunia. Selain polemik Trump dan Newsom, aksi demonstrasi pelajar di Prancis juga menjadi perhatian.

Di Prancis, para pelajar sekolah menengah atas (SMA) menggelar demonstrasi menuntut perbaikan sistem pendidikan dan fasilitas sekolah yang dinilai tidak memadai. Aksi itu berlangsung sejak pekan lalu dan tersebar di banyak wilayah Prancis. Demonstrasi yang awalnya damai sempat diwarnai tindak kekerasan aparat.

Para pelajar mengungkapkan bahwa sistem pendidikan di Prancis masih diliputi ketidaksetaraan. Mereka menyoroti banyaknya bangunan rusak, ukuran kelas yang terlalu besar atau sesak, kekurangan meja dan kursi, hingga minimnya tenaga pengajar.

Sementara itu, dari Israel, Rabbi sekaligus pemimpin Komunitas Yahudi Haredi Lituania, Dov Lando, menyatakan wilayahnya akan lebih baik jika dipimpin orang Arab. Media Israel Channel 12 pada Senin (5/12) melaporkan telah memperoleh rekaman Lando yang tengah berdiskusi dengan para rabbi mengenai wajib militer bagi Yahudi Haredi.

"Saya tak tahu apa yang akan terjadi jika sejak awal tak ada negara. Jika pemerintahan di bawah PBB sudah didirikan di sini, situasinya akan sangat baik," kata Lando, dikutip Middle East Monitor.

Ketiga peristiwa tersebut mewarnai pemberitaan internasional pada hari itu, mulai dari ketegangan politik di Amerika Serikat, gelombang protes pelajar di Prancis, hingga pernyataan kontroversial seorang pemimpin komunitas Yahudi di Israel.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User