Begal Motor di Tanjung Priok Ditangkap, Polisi Selidiki Peran Pelaku

Polsek Tanjung Priok menangkap pria berinisial AER (24) yang diduga terlibat begal motor terhadap korban SW (55) di Jalan Cucut, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Korban mengalami luka dan dirawat di RSUD Koja. Polisi masih mendalami peran AER, apakah sebagai pelaku utama atau penadah.

Oct 08, 2026 - 16:02
Updated: 13 hours ago
0 0
Begal Motor di Tanjung Priok Ditangkap, Polisi Selidiki Peran Pelaku
Begal Motor di Tanjung Priok Ditangkap, Polisi Selidiki Peran Pelaku

Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok berhasil menangkap seorang pria berinisial AER (24) yang diduga kuat terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal sepeda motor. Penangkapan tersebut dilakukan tidak lama setelah kejadian yang berlangsung pada Kamis dini hari di Jalan Samudra, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Korban, seorang pria berinisial SW (55), menjadi sasaran kekerasan di Jalan Cucut, Kelurahan Tanjung Priok, tepatnya di samping bekas Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, sekitar pukul 00.15 WIB. Akibatnya, korban harus mendapatkan perawatan medis karena luka yang dialaminya. Hal ini disampaikan oleh Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tanjung Priok AKP Hamdan Samudro di Jakarta, Kamis.

Menurut Hamdan, petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai dugaan begal motor tersebut. Tim langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengecek kondisi korban. "Selanjutnya, tim melakukan penyelidikan mendalam di sekitar lokasi," ujar Hamdan.

Dalam proses penyelidikan di Jalan Samudra, petugas memperoleh informasi dari warga tentang keberadaan sepeda motor milik korban yang sedang dibawa oleh seorang pria. Berkat kerja sama dengan masyarakat sekitar, petugas berhasil mengamankan AER beserta barang bukti satu unit sepeda motor Honda Vario 150 bernomor polisi B 3273 UNA.

"Pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tanjung Priok untuk menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik masih mendalami peran pasti dari AER dalam kasus ini," terang Hamdan. Ia menambahkan bahwa pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti pendukung untuk menentukan apakah AER merupakan pelaku utama aksi kekerasan tersebut atau penadah barang hasil curian.

Sementara itu, korban SW yang sempat dilarikan ke RS Sukmul kini telah dirujuk dan mendapatkan perawatan intensif di RSUD Koja, Jakarta Utara. Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User