Polisi Selidiki Penemuan Mayat Perempuan Terikat di Kamar Kos Pinang Ranti, Bau Tak Sedap Jadi Awal Terungkap

Polisi menyelidiki penemuan mayat perempuan berinisial KDA di kamar kos Pinang Ranti, Jakarta Timur. Korban ditemukan terikat tali rafia dengan memar di wajah dan leher terikat kaos hitam. Penemuan bermula saat pengelola kos mengecek kamar yang hendak disewa pria bernama Daniel, setelah penghuni mencium bau tidak sedap. Polisi masih mendalami identitas pelaku dan motif kematian korban.

Oct 08, 2026 - 12:03
Updated: 17 hours ago
0 0
Polisi Selidiki Penemuan Mayat Perempuan Terikat di Kamar Kos Pinang Ranti, Bau Tak Sedap Jadi Awal Terungkap
Polisi Selidiki Penemuan Mayat Perempuan Terikat di Kamar Kos Pinang Ranti, Bau Tak Sedap Jadi Awal Terungkap

Polisi tengah mendalami kasus penemuan mayat seorang perempuan berinisial KDA di sebuah kamar kos di Jalan Asem Nirbaya, RT 017/RW 002, Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan kaki dan tangan terikat menggunakan tali rafia.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi mengungkapkan bahwa selain terikat, korban juga mengalami memar pada bagian kiri wajah dan lehernya terikat kaos hitam. KDA diketahui berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa. Hingga kini, polisi masih berupaya mengungkap identitas serta keberadaan pihak yang diduga terkait dengan kematian korban.

Penemuan jasad korban bermula ketika pengelola kamar kos bernama Sundiyah hendak mengecek kamar yang sebelumnya akan disewa oleh seorang pria yang mengaku bernama Daniel. Menurut keterangan saksi, pria tersebut datang pada Selasa (6/10) sekitar pukul 12.00 WIB dan menyatakan niatnya menyewa kamar kos.

Daniel mengaku bekerja di sebuah steam di depan Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Ia berjanji akan membayar kos pada Selasa (6/10) pukul 17.00 WIB sekaligus menyerahkan fotokopi KTP. Setelah mendengar penjelasan itu, saksi menyerahkan kunci kamar kepada Daniel. Namun, pria tersebut tak kunjung datang untuk membayar maupun menyerahkan fotokopi KTP hingga Kamis (8/10).

Karena tidak mendapat kabar, saksi berniat mengecek kamar yang sebelumnya akan ditempati Daniel. Sebelum membuka kamar, saksi mendapat informasi dari penghuni kamar kos di sebelahnya bahwa tercium bau tidak sedap dari kamar tersebut. Saksi lalu menyampaikan informasi itu kepada penghuni lain bernama Noval, yang menyarankan agar kamar dibuka dengan didampingi orang lain atau ketua RT setempat.

Sundiyah kemudian menghubungi Sukardi, ketua RT, untuk menyampaikan kondisi tersebut. Informasi itu diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Pinang Ranti Aiptu Ragil. Setelah ketua RT dan Bhabinkamtibmas tiba di lokasi, pintu kamar dibuka menggunakan kunci duplikat.

Saat pintu terbuka, bau tidak sedap langsung tercium dari dalam kamar. Petugas kemudian menemukan mayat perempuan tergeletak di kamar mandi dalam kondisi terikat. Melihat kondisi tersebut, ketua RT bersama Bhabinkamtibmas menghubungi Polsek Makasar untuk penanganan lebih lanjut.

Polisi selanjutnya melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap identitas pihak yang diduga terlibat serta motif di balik kematian korban. Polisi juga masih mendalami hubungan antara korban dengan pria yang sebelumnya mengaku bernama Daniel, yang berencana menyewa kamar tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User