Trump: Israel Mundur dari Gaza Setelah Hamas Serahkan Senjata

Presiden AS Donald Trump menjamin Israel akan menarik pasukannya dari Gaza setelah Hamas menyerahkan senjata. Pernyataan ini disampaikan di Truth Social, Jumat (31/7). Kesepakatan mencakup pelucutan senjata Hamas, penarikan bertahap Israel, dan penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional. Hamas mengakui kesepakatan tercapai, namun menekankan kepatuhan Israel pada perjanjian. Belum ada tanggapan resmi dari Israel.

Aug 7, 2026 - 03:57
Aug 7, 2026 - 03:57
 0
Trump: Israel Mundur dari Gaza Setelah Hamas Serahkan Senjata
Trump: Israel Mundur dari Gaza Setelah Hamas Serahkan Senjata

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan jaminan bahwa militer Israel akan mundur dari Jalur Gaza setelah Hamas menyelesaikan penyerahan seluruh senjatanya. Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di platform media sosialnya, Truth Social, pada Jumat, 31 Juli.

Dalam unggahannya, Trump menjelaskan bahwa setelah proses pelucutan senjata selesai, pasukan Israel akan ditarik mundur. Selanjutnya, Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Forces/ISF) akan bekerja sama dengan pasukan polisi Palestina yang baru untuk menjaga keamanan Gaza, baik bagi penduduk setempat maupun negara-negara tetangga.

Trump menegaskan bahwa penarikan pasukan Israel akan dilakukan secara bertahap setelah Hamas melucuti senjatanya. Langkah ini merupakan bagian dari implementasi rencana 20 poin kesepakatan yang diusulkan oleh Trump, yang mencakup pelucutan senjata Hamas, penarikan pasukan Israel, dan penempatan ISF.

Trump menyebut kesepakatan ini sebagai langkah monumental menuju perdamaian dan keamanan yang abadi. Ia juga menambahkan bahwa kesepakatan ini menjadi langkah penting menuju pemerintahan Gaza yang akan dipimpin oleh teknokrat Palestina, yang tergabung dalam Komite Nasional Administrasi Gaza (National Committee for the Administration of Gaza/NCAG) yang dibentuk oleh Trump. Badan ini beroperasi di bawah struktur Board of Peace.

Sementara itu, Hamas dalam pernyataan terpisah mengakui bahwa kesepakatan telah tercapai, termasuk mengenai penarikan bertahap pasukan Israel dari Jalur Gaza. Seorang pejabat Hamas menyatakan bahwa kesepakatan mengenai persenjataan dan penarikan pasukan Israel telah disepakati.

Hamas menekankan bahwa mereka mengharapkan negara-negara mediator dan Dewan Perdamaian untuk memastikan Israel mematuhi kesepakatan tersebut. Anggota tim negosiasi Hamas, Ghazi Hamad, mengatakan bahwa konsesi ini dilakukan demi rakyat Gaza, untuk menyelamatkan mereka dari pembunuhan dan pengusiran. Hamad juga menyebut bahwa pelucutan senjata Hamas akan terkait erat dengan penarikan pasukan Israel, penempatan Komite Nasional, dan rekonstruksi Gaza.

Hamad menegaskan bahwa Israel tidak akan campur tangan dalam proses pelucutan senjata, dan Komite Nasional yang akan melaksanakan tugas tersebut. Ia juga memperingatkan bahwa Hamas tidak akan melaksanakan langkah apa pun dari kesepakatan perdamaian Gaza jika pasukan pendudukan Israel tidak memenuhi kewajiban mereka berdasarkan perjanjian. Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Israel mengenai kesepakatan tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0