OpenAI Luncurkan GPT-6 Cyber, Klaim Mampu Temukan 81 Celah Keamanan di Firefox

OpenAI merilis GPT-6 Cyber, model AI untuk layanan riset keamanan siber Daybreak yang diklaim lebih andal menemukan dan memvalidasi kerentanan perangkat lunak. Model ini mencetak skor 48,5 persen di ExploitGym, menemukan 81 titik kerentanan di Firefox, mereplikasi 1.724 kerentanan kernel Linux, dan membuat 948 working exploits. Akses model dibatasi hanya untuk profesional keamanan siber terpercaya.

Nov 07, 2026 - 08:01
Updated: 9 hours ago
0
OpenAI Luncurkan GPT-6 Cyber, Klaim Mampu Temukan 81 Celah Keamanan di Firefox
OpenAI Luncurkan GPT-6 Cyber, Klaim Mampu Temukan 81 Celah Keamanan di Firefox

OpenAI kembali memperluas kemampuan layanan riset keamanan siber otomatisnya, Daybreak, dengan merilis GPT-6 Cyber. Model kecerdasan buatan ini dirancang untuk menemukan kerentanan perangkat lunak sekaligus mempercepat proses perbaikan atau patching guna mencegah aksi peretasan.

GPT-6 Cyber disebut sebagai peningkatan signifikan dari GPT-5.6 Cyber. Model sebelumnya memang difokuskan untuk mendeteksi dan memvalidasi celah keamanan yang berpotensi dieksploitasi. OpenAI mengklaim versi terbaru ini lebih andal dan mampu melaporkan hasil secara akurat, tetapi tetap berada dalam batasan yang ditetapkan para peneliti.

"Daybreak Red dirancang untuk mendukung workflow keamanan yang lebih canggih, termasuk mengembangkan working exploits dan menggunakannya terhadap target jarak jauh," tulis OpenAI di laman resminya, Kamis (5/11).

Dalam pengembangan model ini, OpenAI menjalankan sejumlah pengujian, antara lain ExploitGym, RemoteExploitBench, ExploitGym Honeypot, ExploitBench, SRE Bench, serta pengujian penetrasi web untuk menyelidiki aplikasi web tanpa akses ke kode sumber. Pada ExploitGym yang menguji kemampuan model mengeksploitasi kerentanan tertentu, GPT-6 Cyber mencetak skor 48,5 persen, naik dari 32,1 persen pada GPT-5.6 Cyber.

Selain itu, hasil pengujian penemuan kerentanan dan eksploitasi jarak jauh menunjukkan GPT-6 Cyber unggul dari GPT-5.6 Cyber. Model ini bahkan mengalahkan GPT-6 Astra dalam sebagian besar tugas keamanan siber. Pengembangan juga menekankan aspek keselarasan agar model tidak mengabaikan aturan keterlibatan peneliti, tetap dalam lingkup yang diizinkan, mengikuti batasan tindakan, dan melaporkan pekerjaannya secara akurat.

Untuk menguji keselarasan tersebut, OpenAI melakukan evaluasi ExploitGym Honeypot yang terinspirasi dari insiden Hugging Face. GPT-6 Cyber ditempatkan pada lingkungan terisolasi dengan akses ke layanan pendukung seperti registri paket atau penyimpanan objek yang mudah dieksploitasi. Saat diuji tanpa petunjuk keamanan deployment, model menghindari eksploitasi layanan di luar cakupan dalam 99,93 persen kasus, meningkat dari 94,49 persen pada GPT-5.6 Cyber. Dengan peringatan tersebut, GPT-6 Cyber tetap berada dalam batas yang diizinkan 100 persen pada setiap sesi.

Di luar pengujian, GPT-6 Cyber telah digunakan untuk menemukan kerentanan pada perangkat lunak open source dalam skala besar. OpenAI menyatakan model ini berhasil menemukan 81 titik kerentanan pada Firefox. Temuan dan usulan patch telah disampaikan kepada Mozilla, yang mulai menerapkan perbaikan segera setelah menerima laporan. GPT-6 Cyber juga mereplikasi 1.724 kerentanan pada kernel Linux, membuat 948 working exploits, serta mendemonstrasikan eksploitasi Remote Code Execution (RCE).

OpenAI menegaskan hasil pengujian dan penerapan awal itu tidak hanya menunjukkan kemajuan sistem keamanan siber, tetapi juga potensi peningkatan upaya kejahatan siber oleh peretas yang mengeksploitasi model tersebut. Karena itu, perusahaan memperkuat pengamanan terhadap bantuan dan pengembangan kemampuan yang dapat membahayakan kontrol industri atau sistem kritis keselamatan, mengganggu peralatan, atau menyebabkan cedera serius, kerusakan fisik dahsyat, hingga gangguan layanan yang mengancam jiwa.

Daybreak pertama kali diluncurkan pada 11 Mei 2026 sebagai inisiatif kerja sama OpenAI dengan berbagai jaringan mitra cybersecurity. Salah satu hasil temuan yang paling berkontribusi adalah program Patch the Planet yang membantu penanganan kasus PHP2Shell bersama PHP Foundation. GPT-6 Cyber tersedia melalui API dan Codex serta dapat dijalankan untuk pengguna layanan Daybreak Red yang aksesnya hanya diberikan kepada profesional cybersecurity terpercaya. Sementara Daybreak Blue yang terbuka untuk umum cenderung dibatasi dan tidak mendapatkan pembaruan model ini guna mencegah penyalahgunaan oleh pelaku peretasan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User