Rusia Setujui Kirim 90 Peluncur Rudal Presisi ke Iran, Bakal Dipasang di Helikopter Mi-28

Rusia dilaporkan menyetujui pengiriman 90 peluncur rudal berpemandu presisi tipe APU-L ke Iran. Peluncur itu dirancang untuk helikopter Mi-28 dan membawa rudal LMUR yang mampu menghantam target bergerak. Dokumen produksi industri pertahanan Rusia 2024-2025 memakai kode K-10 yang merujuk pada Iran, memperluas dimensi kerja sama militer Moskow-Teheran.

Nov 07, 2026 - 20:02
Updated: 1 day ago
0
Rusia Setujui Kirim 90 Peluncur Rudal Presisi ke Iran, Bakal Dipasang di Helikopter Mi-28
Rusia Setujui Kirim 90 Peluncur Rudal Presisi ke Iran, Bakal Dipasang di Helikopter Mi-28

Rusia dikabarkan telah menyetujui pengiriman 90 peluncur rudal canggih untuk membantu Iran, yang tengah berhadapan dengan Amerika Serikat dan Israel. Peluncur rudal berpemandu presisi yang biasa dipakai Rusia dalam perang melawan Ukraina itu nantinya akan dipasangkan pada helikopter.

Laporan Financial Times (FT) yang dikutip Iran International menyebut rencana pengiriman ini memperluas dimensi kerja sama militer antara Moskow dan Teheran. Pesanan yang sebelumnya tidak pernah dilaporkan itu menambah bukti bantuan Rusia terhadap militer Iran, termasuk program rahasia untuk membantu Teheran mengembangkan rudal jelajah supersonik yang berpotensi mengancam kapal-kapal Angkatan Laut AS di Teluk Persia.

Jadwal produksi industri pertahanan Rusia untuk 2024 dan 2025 yang diperoleh FT mencantumkan pesanan ekspor 90 peluncur tipe APU-L dari pembeli dengan kode K-10. Kode tersebut digunakan oleh eksportir senjata negara Rusia untuk merujuk pada Iran.

Peluncur APU-L dirancang membawa rudal berpemandu serbaguna ringan buatan Rusia yang dikenal sebagai LMUR atau Izdeliye 305. Rudal itu memiliki presisi untuk menghantam target bergerak dan mulai digunakan militer Rusia pada 2022, lalu dipakai secara luas di Ukraina. Operator dapat mengendalikan rudal selama penerbangan sehingga memungkinkan penyesuaian sasaran.

Menurut Worldwide Equipment Guide milik Angkatan Darat AS, peluncur APU-L dirancang untuk helikopter serang Mi-28 Rusia dan masing-masing mampu membawa dua rudal. Iran sendiri telah memperoleh helikopter Mi-28 dari Rusia. Pada November 2023, para pejabat Iran mengumumkan bahwa pengaturan pengiriman helikopter tersebut telah dirampungkan.

Laporan FT juga menyebut gambar-gambar yang muncul secara daring pada Januari 2026 memperlihatkan sebuah helikopter Mi-28 di fasilitas penerbangan di Teheran. Dokumen produksi tersebut diberikan kepada FT oleh Dallas Analytics, organisasi intelijen swasta asal Ukraina.

Selain itu, surat tertanggal Mei 2024 dari produsen rudal Rusia, Vympel, memperingatkan biro pertahanan lain bahwa keterlambatan penyediaan komponen peluncur dapat membahayakan sejumlah kontrak.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User